Prof Khudzaifah Dimyati: Beri Selamat dan Apresiasi Peningkatan Jumlah Mahasiswa Baru Umri

  • Selasa, 28 September 2021 - 18:35:05 WIB | Di Baca : 2695 Kali

 

Seriau,-Wakil Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Prof DR H. Khudzaifah Dimyati mengapresiasi peningkatan jumlah mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) tahun ini.

Dimana, jumlah mahasiswa baru Umri mencapai 2.326 orang. Bahkan saat ini, mahasiswa aktif di UMRI sekitar 11 ribuan orang. Padahal, kompetisi perguruan tinggi termasuk di LLDIKTI X cukup ketat." Saya beri apresiasi kepada pak rektor dan ketua BPH karena bisa meningkatkan jumlah mahasiswa baru tahun ini sangat luar biasa. Apalagi dimasa pandemi covid," kata Khudzaifah Dimyati saat pelaksanaan PKKMB dan Masta bagi mahasiswa baru Umri, Selasa (28/9) pagi.

Dihadapan mahasiswa, Dimyati mengucapkan selamat. Karena tidak semua orang berkesempatan menikmati pendidikan tinggi. Dirinya mengaku bangga karena mahasiswa UMRI tidak sekadar warga Riau. Tapi ada juga dari daerah lain. Ada yang dari Jawa, Kalimantan maupun daerah lain di Sumatra." Ke depan, untuk menunjang proses akreditasi perguruan tinggi, UMRI juga mendorong dilakukannya pertukaran mahasiswa asal luar negeri serta melakukan kerjasama dengan pihak luar baik dalam hal akademik maupun di bidang lainnya," katanya.

Dimyati juga menjelaskan soal program Merdeka Belajar yang diberlakukan oleh Mendikbudristek saat ini. Dimana, ada program yang menurutnya sangat baik bagi mahasiswa. Lewat program itu, mahasiswa punya hak belajar selama 3 semester di luar prodinya. Ini merupakan bagian dari proses bagi mahasiswa mengikuti pembelajaran di perguruan tinggi yang sangat berbeda dengan yang telah dijalani mahasiswa sebelumnya.

Selain itu, kepada mahasiswa baru, Dimyati menekankan adanya diferensiasi universitas dalam lingkup muhammadiyah dengan perguruan tinggi lainnya yakni materi Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang diberikan untuk seluruh mahasiswa universitas muhammadiyah se Indonesia," Melalui materi Al Islam dan Kemuhammadiyahan, mahasiswa baru akan menerima ilmu terkait keislaman. Termasuk diberi pemahaman yang dalam tentang kemuhammadiyahan," kata Dimyati.

Rektor Umri DR. H. Mubarak.MSi menggelar sidang senat terbuka dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Taaruf (Masta) tahun akademik 2021/2022. Tahun ini, ada 2.326 orang yang menjadi mahasiswa perguruan tinggi di bawah Persyarikatan Muhammadiyah itu.

Dari SK penetapan yang dibaca Sekretaris Senat UMRI, Sri Fitria Retnowati S.Si,. MT, mahasiswa baru UMRI tersebar di delapan fakultas. Dengan rincian, dari Fakultas Teknik 257 orang, FMIPA dan Kesehatan 317 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 546 orang, dan Fakultas Ilmu Komputer 404 orang. Kemudian, dari Fakultas Ilmu Komunikasi 266 orang, FKIP 135 orang, Fakultas Hukum 229 orang, Fakultas Studi Islam 172 orang.

Rektor menyampaikan bahwa sejumlah prestasi telah diukir UMRI sejak berdiri. Salah satunya, UMRI meraih peringkat I penelitian dan pengabdian pada masyarakat di LLDIKTI X. Prestasi ini diraih dalam 3 tahun berturut-turut." Prestasi ini diharap mampu dipertahankan dan menguatkan optimisme UMRI bisa berkontribusi positif bagi masyarakat," kata Mubarak.

Rektor juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sekolah yang menyumbang siswa terbanyak masuk UMRI. Sekolah tersebut yakni SMKN 2 Pekanbaru, SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, SMKN 4 Pekanbaru dan SMK Perbankan Riau. Diakhir kegiatan PKKMB dan Masta juga dilakukan parade masing masing prodi dengan mengunakan baju adat daerah disetiap provinsi di Indonesia

Sementara itu, Ketua BPH, Prof. H. Isjoni mengucapkan selamat kepada mahasiswa baru. Ia menyebut, sebagai mahasiswa beda dengan masa disekolah. Di perguruan tinggi, pola pikir harus berubah." Cara bertindak dan mengambil keputusan pun mesti berubah," kata Isjoni.

Bagi masyarakat dan mahasiswa juga bisa mendapatkan informasi terbaru tentang UMRI melalui website www.umri.ac.id yang selalu bisa diakses kapan saja dan dimana saja.(zal)





Berita Terkait

Tulis Komentar