Lomba Apresiasi GTK 2023 Usai Digelar, 22 Peserta Wakili Riau ke Tingkat Nasional

  • Selasa, 31 Oktober 2023 - 18:25:49 WIB | Di Baca : 890 Kali

 

Seriau,- Malam Penganugerahan Apresiasi Guru Tenaga Kependidikan (GTK) 2023 Tingkat Provinsi usai digelar, Senin (30/12) malam di Hotel Pengeran dengan diumumkan pemenang dari masing masing kategori lomba. Ada 22 kategori yang diumumkan pada lomba Apresiasi Guru Tenaga Kependidikan (GTK) 2023 ini.

Sebelum diumumkan pemenang yang akan mewakili Riau ke tingkat nasional, BGP Riau terlebih dahulu mengumumkan finalis terbaik dari 22 kategori lomba. Dari puluhan peserta ini, akan diumumkan juara 1, 2 dan 3 masing kategori lomba.

" Alhamdulillah lomba Apresiasi Guru Tenaga Kependidikan (GTK) 2023 ini berjalan baik. Tadi kita sudah umumkan nama pemenang juara 1, 2 dan 3 setiap kategori lomba. Ada 22 kategori yang dilomba pada Apresiasi GTK 2023. Pemenang juara 1 akan mewaliki Riau ke lomba yang sama di tingkat nasional di Jakarta 25 November mendatang," kata Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Riau, Reisky Bestary. MPd, Senin (30/10) usai acara.

Reisky mengatakan ada jenis lomba  Apresisi GTK 2023 mencakup GTK Inovatif. Lomba ini diperuntukan bagi guru yang pendaftaranya secara mandiri. Lomba GTK Dedikatif. Lomba ini diperuntukan bagi guru yang berada di daerah 3T dan lomba GTK Inspiratif diperuntukan bagi guru yang aktif di PMM dan selalu menunggah karya di aplikasi PMM.

Selain Apresiasi GTK 2023 juga dipamerkan hasil karya dalam kegiatan Pekan Bakti Komunitas Belajar yang diikuti oleh 12 kabupaten kota di Riau." Saya berharap lomba Apresiasi GTK tingkat nasional, guru Riau nanti bisa meraih juara dan bisa membanggakan Provinsi Riau di tingkat nasional," kata Reisky.

Sementara Dirjen GTK Kemendikbud Ristek RI Prof Nunuk Suryani mengaku bangga atas dilaksanakan Malam Anugerah Apresiasi GTK 2023 di Provinsi Riau. Lomba Apresiasi GTK yang telah menjadi agenda Kemendikbud Ristek setiap tahun ini nabtinya ini bisa menjadi agen transformasi bagi ujung tombak dari Kurikulum Merdeka. Oleh sebab itu Kemendikbud ingin memberikan apresiasi dari peran guru sebagai agen transformasi dari Kurikulum Merdeka.

" Saya harapkan guru menjadi GTK yang inspiratif, dedikatuf dan inovatif bagi kemajuan pendidikan di Riau," kata Prof Nunuk.

Nunuk juga mengatakan agar guru bisa menjadi pelopor dan penggerak dari komunitas belajar yang ada di Riau. Tidak hanya komunitas belajar yang sudah aktif di sekolah, tapi juga bisa membentuk komunitas belajar baru sesuai dengan bidang keahlian masing masing guru." Jadi Kurikulum Medeka itu tidak dapat berjalan dengan jika garda terdepan guru belum bisa menjadi agen transfomasi pendidika," ujar Nunuk

Sementara itu Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Dr Kamsol memberikan apresiasi setinggi terhadap kegiatan  Apresiasi GTK 2023. Lomba ini akan memberi motivasi kepada guru lainnya untuk terus berdedikatif dan punya inspiratif yang sangat diperlukan dalam Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

" Saat ini, baru 30 persen guru yang baru menjadi guru penggerak. Tidak hanya guru tapi juga pengawas sekolah. Kita mendorong guru yang belum menjadi guru penggerak bisa mengikuti program guru penggerak yang dilaksanakan oleh BGP Riau," kata Kamsol

Berdasarkan data ini nama peserta yang dikirim ke tingkat nasional  mewakili Riau dari 22 kategori yakni
Panji Hidayat dari SMPN 1 Merbau Meranti (GTK Inovatif), Dina Asih Veronika dari SDN 025 Teluk Binjai (GTK Inovatif), Fanny Novita Sari dari SMK Negeri 1 XIII Kota Kampar (GTK Inovatif) Rahmi Nurmaya Dewi dari SMA Bernas Binsus Pelalawan (GTK Inovatif) Muji Rahayu dari SDN 11 Tanjung Medang (GTK Dedikatif) Tatiana dari TK Mutiara Bunda Kampar (GTK Dedikatif)

Selanjutnya, Susanti Dewi Astuti dari SD Islam Aqzia Kuantan Singingi ( GTK inovatif) Elpiandis dari SMPN 1 Lubuk Dalam (GTK Inovatif). Mahesa Dewa Tornando dari SMP Negeri Satu Atap Tanjung Bunga (GTK Dedikatif) Maini Delti dari Disdik Rohil (Pengawas Inovatif), Eva Susanti dari SLBN Pembina Pekanbaru (GTK Inovatif), Dedi Yunasri dari SDN 007 Panglima Raja Inhil (Kepala Sekolah Dedikatif)

Zuhrotul Hayati dari TK Islam Center Madinatul Ulum Siak ( Kepala TK Inovatif), Hasmariyanti dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Meranti (Pengawas Dikdas Inovatif), Normayanti dari SMAN 3 Rangsang Pesisir Meranti ( Guru Dedikatif SMA/SMK /SLB). Jaini dari Disdik Meranti (GTK Dedikatif Pengawas Dikdas) Siti Sarifah dari SMAN 2 Terbuka Sungai Apit Siak ( Kepala Sekolah Dikmensus GTK Dedikatif),

Ismawati dari KB Doa Bunda Inhu ( GTK Inovatif kepala sekolah PAUD) Nike Wahyuni dari SMAS  Al Azhar Syifa Budhi Pekanbaru II (GTK Inovatif Guru Pembimbing Khusus), Dindin dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pelalawan ( GTK Inovatif Penilik) Muhammad Rafi dari SDN 53 Bengkalis (GTK Inovatif Tenaga Administrasi Sekolah) dan terakhir  Fadhila Rahmadhani dari SMP As Shofa Pekanbaru (GTK Inovatif Tenaga Perpustakaan Sekolah) (zal)

 





Berita Terkait

Tulis Komentar