Gugatan Tol Tommy Soeharto Lanjut Mediasi, Buka Opsi Damai

  • Senin, 22 Maret 2021 - 21:51:18 WIB | Di Baca : 1433 Kali
Ft cnnindonesia

 

SeRiau -  Kasus gugatan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto atas penggusuran lahan dan bangunan untuk proyek jalan Tol Depok-Antasari (Desari) lanjut ke proses mediasi.

Keputusan tersebut diambil Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan setelah memeriksa kelengkapan berkas penggugat dan seluruh tergugat. Pengacara Tommy Soeharto, Ramos Siahaan mengatakan selama proses mediasi ini, Tommy terbuka untuk kesepakatan damai.

Loading...

"Prinsipnya pak Tommy selaku klien kita terbuka apabila ada usulan-usulan perdamaian. Namun, hal itu demikian kita harus menempuh proses hukum yang saat ini," kata Ramos di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/3).

Ramos menjelaskan proses mediasi akan berjalan selama 30 hari dengan opsi perpanjangan. Jika mediasi ini gagal, pihak Tommy juga telah menyiapkan untuk proses persidangan pokok perkara. Selain itu, Ramos juga mengatakan tetap akan tetap menuntut ganti rugi lahan dan bangunan sesuai dengan gugatannya, yaitu sekitar Rp56 miliar.

"Pada prinsipnya gini, kami akan tetap berdiri tegak lurus terhadap substansi gugatan yang kita ajukan. Karena kalau kita flashback sejenak, proses musyawarah yang harusnya kita hadir tapi tidak hadir. Kita akan tetap menempuh jalur hukum yang ada," jelasnya.

Sementara itu, Ramos juga mengatakan bakal tetap berusaha mengungkap adanya dugaan pemalsuan tanda tangan dari tergugat III, Stella Elvire Anwar Sani. "Intinya kita akan fokus pada gugatan yang kita ajukan. Kalaupun ada upaya-upaya hukum lain yang akan kita tempuh ya bisa-bisa saja," pungkas Ramos.

Diketahui, Tommy Soeharto menggugat atas hak tanah dan bangunan miliknya yang digunakan untuk proyek pelebaran Tol Depok-Antasari (Desari). Gugatan ini tercatat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor perkara 35/Pdt.G/2021/PN JKT.SEL.

Tommy menggugat 5 pihak. Yakni Kantor Pertanahan Jakarta Selatan, Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Jalan Tol Desari, Stella Elvire Anwar Sani, Pemerintah Wilayah Kecamatan Cilandak, dan PT Citra Wapphutowa.

 

 

 

Sumber CNN Indonesia 




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar