Penghapusan Guru Honor, Ekowi: Guru Honor di Riau Jangan Resah, Tetap Jalankan Tugas

  • Jumat, 24 Januari 2020 - 08:20:09 WIB | Di Baca : 2158 Kali

 

SeRiau,- Pasca penghapusan guru honorer dari instansi pemerintah selain PNS dan PPPK mendapat tanggapan dari Wakil Ketua PGRI Riau, Eko Wibowo.

Menurut Eko, penghapusan guru honorer bisa membuat guru di Riau resah dan takutnya berdampak kepada tupoksinya sebagai tenaga pendidik di sekolah.

Loading...

" Kalau tidak ada jalan keluar oleh pemerintah pusat, saya yakin akan berdampak kepada psikis guru honorer yang mengajar di sekolah. Oleh karena itu, saya himbau supaya guru honor jangan resah, tetap mengajar dan mendidik di sekolah, jalankan tugas sebagai guru dengan baik," kata Eko Wibowo, Kamis (23/1) malam.

Mengenai persoalan penghapusan guru honor ini, kata Eko, pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpan RB dan Kemendikbud bisa memberikan solusi kepada guru honorer bagaimana bisa diangkat menjadi guru PNS dan PPPK. Jika tidak ada solusi, sementara kebijakan penghapusan guru honor terus di lakukan, dikwatirkan akan berdampak kepada psikis guru." Tidak masalah kalau penghapusan guru honorer, tapi harus ada jalan keluarnya. Mau kemana guru honorer ini, apa semuanya diangkat menjadi PPPK. Ini yang dipikirkan oleh pemerintah pusat dan saya yakin pemerintah sudah memikirkan solusi tentang itu," kata Eko yang juga Ketua FORGUPAHSN Riau

Bahkan, Eko mengatakan, saat ini guru honorer di Riau mencapai ribuan orang. Jika guru honor dihapus, bisa jadi proses belajar mengajar di sekolah terganggu akibat kekurangan guru." Guru honorer di Riau banyak. Kalau dihapus bisa kekurangan guru dong di sekolah. Apalagi banyak guru yang sudah pensiun," kata pria yang akrab disapa Ekowi.

Khusus tenaga guru honor di Riau, Eko berharap Pemerintah Provinsi  Riau melalui Kadisidik Riau bisa memperjuangkan guru yang status masih guru honorer dan tenaga kependidikan supaya diperjuangkan di Jakarta untuk diangkat PNS dan PPPK sesuai dengan regulasi."  Saya minta secepatnya persoalan status honorer diperjelas," kata Ekowi. (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar