Bersama Baznas dan Donatur, UMRI Santuni 1500 Dhuafa dan 200 Anak Yatim

  • Rabu, 03 April 2024 - 05:52:14 WIB | Di Baca : 377 Kali

 

Seriau,- Tabligh Akbar Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Selasa (2/4/2024) sore diisi dengan menyantuni 1500 dhuafa dan 200 anak yatim se Provinsi Riau. Acara yang dihadiri ratusan orang juga disi tauyiah oleh Ustad Abdul Somad (UAS). Hadir juga Pj Gubernur Riau dan sejumlah donatur

Rektor Universitas Muhammadiyah Riau Dr Saidul Amin MA mengatakan dana santunan tersebut berasal dari sejumlah lembaga dan donatur seperti Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau sebesar Rp500 juta, bantuan dari mantan gubernur Riau Saleh Djasit sebesar Rp125 juta, Haji Lauw Rp100 juta, Bank Riau Kepri Rp9 juta dan BAZNAS Kota Pekanbaru sebanyak 100 paket bantuan.

Santunan yang diberikan dapat membantu bagi mereka yang membutuhkan." Kami berharap doa dari kaum Dhuafa dan anak yatim ini, karena doa mereka yang akan diijabah oleh Allah SWT untuk kemajuan Umri ke depannya,” kata Saidul Amin.

UMRI saat ini, memiliki 11 ribu mahasiswa yang tersebar di delapan fakultas.Sementara, Fakultas Kedokteran sudah mendapat rekomendasi dari Dirjen Dikti dan tinggal menunggu surat keputusan (SK). Menurutnya, jika dibanding dengan Sumatera Utara, Riau setidaknya memiliki lima Fakultas Kedokteran. Namun nyatanya, saat ini baru ada di dua perguruan tinggi.

Seperti perguruan swasta lain, UMRI membangun dari bawah. Saidul sendiri mengaku sejak awal sudah berjanji membangun fasilitas tanpa dari dana kampus. Hasilnya, UMRI menerima Rusunawa bantuan Kementerian PUPR. Lalu ada juga kawasan ekoriparian dari PT Pertamina Hulu Rokan.

UMRI juga sedang membangun pusat kegiatan belajar berbasis wakaf. Dari 16 ruangan yang ada, rata-rata wakaf orang. Di antaranya, ruangan wakaf ibunda Zulkifli Hasan dan wakaf ibunda dari mantan Gubernur Riau Saleh Djasit.

Sementara, Wakil Ketua I Baznas Riau, Dr Yahanan menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov Riau dalam meningkatnya jumlah zakat. Dimana, jumlah zakat yang terkumpul terus naik setiap tahun. Di tahun 2022, keluar edaran dari Pemprov terkait zakat sehingga terkumpul Rp 32 miliar. Dia merasa, tanpa dukungan dari Pemprov Riau, pengumpulan zakat tak akan sebesar ini.

Dijelaskan dia, zakat yang disalurkan kepada 1.500 dhuafa ini berasal dari para ASN dan muzakki yang ada Riau. Dia mendoakan, para pemberi zakat semakin diberkahi hidupnya. Termasuk memberikan rejeki kepada para muzakki.

Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto yang turut hadir mengapresiasi UMRI yang menyerahkan santunan kepada kaum dhuafa di bulan Ramadan. Dia berharap, UMRI semakin terkenal dan berkembang. Sehingga masyarakat semakin merasakan hal baik dari keberadaan UMRI.

Sementara dalam tausyiahnya, UAS menyampaikan bahwa pertemuan ini memanjangkan umur dan rejeki. Karena berdasarkan hadist, silaturahmi bisa menambahkan umur. Jadi meski umur sudah ditakdirkan Allah. Namun, lewat silaturahim, nilai dari usia itu bisa ditambah.(zal)
 





Berita Terkait

Tulis Komentar