Pertama Kalinya, Lomba Cerdas Cermat Budaya Melayu, Kamsol: Gambaran Ciri Khas Masyarakat Riau

  • Selasa, 31 Oktober 2023 - 21:58:52 WIB | Di Baca : 786 Kali


 

Seriau,-  Untuk pertama kalinya, Dinas Pendidikan Provinsi Riau mengelar Cerdas Cermat Budaya Melayu. Kegiatan yang dilaksanakan hingga 3 November ini diikuti oleh ratusan siswa SMA dan SMK dari 12 kabupaten/kota di Riau

Kadisdik Riau Dr Kamsol mengatakan lomba Cerdas Cermat Budaya Melayu yang pertama digelar di Riau ini, tidak akan jadi yang terakhir dan depannya akan digelar kegiatan serupa.

Salah satu budaya yang patut dilestarikan, kata Kamsol, adalah pantun yang merupakan bagian dari budaya Melayu. Pantun mengambarkan menjadi ciri khas masyarakat Riau. Di masa lalu, tambahnya, pantun kerap dipakai seseorang untuk menyampaikan suatu maksud tanpa mengucapkan dengan kalimat langsung.

" Contohnya saat melamar, pihak lelaki harus menyampaikan maksudnya kepada pihak perempuan dengan pantun. Sebaliknya, pihak perempuan pun harus mampu menjawabnya dengan pantun," kata Kamsol di hadapan peserta, Selasa (31/10) di Hotel Furaya Pekanbaru

Budaya melayu juga penting dijaga dan diangkat karena nilai-nilainya sangat erat kaitannya dengan agama Islam. Dalam budaya Melayu, banyak perilaku yang mengacu pada ajaran Islam dan kebiasaan Rasulullah. Menurut Kamsol, apapun yang diajarkan tentunya bertujuan positif. Karena tidak ada perilaku Rasulullah yang tidak baik.

Agar akar budaya tetap diperkuat, maka budaya Melayu perlu terus dipertahankan. Salah satu caranya yaitu dengan mengimplementasikan budaya Melayu di sekolah. Sehingga generasi muda tidak lepas dari akar budayanya. Budaya, menjadi identitas dan ciri khas seseorang. Kemanapun akan pergi, maka identitas itulah yang dibawa dan ditunjukkan oleh generasi muda.

" Saya berharap Cerdas Cermat ini, para peserta memahami budaya melayu. Walaupun pesertanya adalah siswa dari beragam budaya, tapi tradisi melayu harus tetap dipelajari. Karena dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung," kata Kamsol

Sementara Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Riau, Fitra Jaya Purnama mengatakan budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dalam sekelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya itu dibentuk dalam banyak unsur.

Seiring berjalan waktu, setiap orang selayaknya tidak boleh melupakan budaya Melayu. Karena budaya tidak hanya menjadi pedoman berperilaku. Tapi di dalamnya juga terdapat nilai-nilai yang mendidik.

Karena itulah Disdik melaksanakan Lomba Cerdas Cermat ini yang bertujuan membangkitkan minat generasi muda pada budaya melayu.

" Tujuan kita ini ingin menumbuhkan apresiasi siswa pada budaya melayu, mengenalkan khazanah budaya melayu. Sehingga tercipta rasa bangga pada budaya," kata Fitra yang juga ketua pantia

Total peserta kegiatan ini, kata Fitra sebanyak 408 orang. Dengan rincian 180 orang siswa SMA dan 180 orang siswa SMK. Kemudian ada guru pendamping SMA dan SMK yang  masing-masingnya berjumlah 24 orang. Tiap kabupaten/kota, tambahnya, mengirimkan 5 tim yang masing-masing terdiri dari 3 peserta.

Rangkaian lomba berlangsung selama empat hari. Di hari pertama dilakukan acara pembukaan dan technical meeting. Kemudian, di hari kedua dilakukan lomba tahap pertama. Sebanyak 60 tim akan disaring menjadi 13 tim. Di semi final dari 13 tim disaring menjadi 3 tim yang akan berlomba di babak final.

Dewan juri berasal dari akademisi, unsur Lembaga Adat Melayu (LAM) serta pihak Disdik. Dia berharap, kegiatan ini meningkatkan pemahaman siswa terhadap budaya. Sehingga budaya melayu tetap terjaga.(zal)





Berita Terkait

Tulis Komentar