Percepat Program Vaksinasi Siswa, Kepsek: 700 Siswa SMAN 2 Siak Hulu Sudah Divaksin

  • Rabu, 13 Oktober 2021 - 23:08:52 WIB | Di Baca : 876 Kali

 

Seriau,- SMAN 2 Siak Hulu terus mempercepat program vaksinasi Covid-19 bagi siswa. Data yang diterima dari sekolah, tercatat sudah 700 siswa SMAN 2 Siak Hulu yang sudah divaksin. Sedangkan 500 siswa lainnya masih menunggu jadwal vaksinasi.

" Hingga 13 Oktober ini, jumlah siswa sudah divaksin sebanyak 700 siswa dari total siswa 1.243 orang. Ini artinya, hanya tinggal 500 orang lagi yang menunggu jadwal divaksin," kata Kepala SMAN 2 Siak Hulu, Aslim. SPd, Rabu (13/10).

Loading...

Pelaksanaan vaksin di SMAN 2 Siak Hulu sudah digelar tanggal 28 September lalu di sekolah. Program vaksinasi ini bekerja sama dengan Koramil 06/ Siak Hulu/ Kodim 0313/KPR serta Dinas Kesehatan. Vaksinator berasal dari Puskesmas Siak Hulu 2. Masih ada siswa yang belum divaksin, kata Aslim disebabkan beberapa faktor diantaranya belum aktifnya Nomor Induk Kependudukan (NIK) siswa sehingga tidak bisa dilakukan pengimputan data penerima vaksin. Selain itu, faktor lainya ada juga siswa dalam kondisi sakit dan lain sebagainya. Tapi faktor dominannya siswa belum divaksin karena masih belum aktifnya NIK siswa. 

Pentingnya siswa divaksin, kata Aslim, untuk meningkatkan herd immunity siswa sekaligus mempersiapkan pembelajaran tatap muka penuh. Saat ini, proses belajar mengajar di SMAN 2 Siak Hulu sudah full mulai Senin hingga Jumat. Namun dibagi dua sif setiap harinya dengan durasi waktu hanya 2 jam. Sif pertama jam 7.30 sampai jam 9.30. Sif kedua, jam 10 hingga jam 12." Kalau belajar full seperti biasa, kita masih menunggu intruksi dari Disdik Riau," kata Aslim

Selain siswa, kata Aslim, jumlah guru yang sudah divaksin mencapai 90 persen. Hanya tinggal 10 persen saja yang belum karena beberapa
faktot seperti penyakit pengorbit dan beberapa guru yang terkonfirmasi covid dan belum waktunya divaksin karena harus menunggu tiga bulan."   Ada 12 guru kita yang belum divaksin dari total 95 orang guru dan tenaga kependidikan," jelas Aslim (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar