PDIP Minta Tudingan Andi Arief Ditelusuri PPATK

  • Selasa, 14 Agustus 2018 - 22:11:31 WIB | Di Baca : 1173 Kali

SeRiau - Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, menyinggung kembali dugaan munculnya mahar politik pada pencalonan Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Menurut dia, ucapan Andi Arief yang sebelumnya sempat berang terhadap inkonsistensi Partai Gerindra dalam memilih calon wakil presiden wajib ditelusuri. 

Sebab kata dia, Andi menyebut adanya politik transaksional yakni memberi uang senilai Rp500 miliar ke tiap dua partai agar pencalonan Sandiaga diloloskan.

"Ini sebenarnya ditelusuri kalau kemudian model kepemimpinan hasil transaksi yang muncul akan berbahaya proses pada demokrasi kita ke depan," kata Masinton di acara Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa 14 Agustus 2018.

Tidak hanya itu, Masinton pun menyatakan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan juga perlu turun tangan menyelidik aliran dana ini.

Malahan ia tak yakin, tudingan Andi yang menyebut mahar politik Sandiaga senilai Rp 1 triliun itu datang dari kantong mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"PPATK telurusuri, karena ini bukan uang dalam jumlah kecil. Kalau kemudian uang itu untuk yang namanya buat saksi atau kampanye itu selesai proses pencalonan," ujarnya.

Sama - sama berangkat dari aktivis mahasiswa, Masinton pun menilai pernyataan Andi itu bukan atas keresahannya dalam statusnya sebagai politisi Partai Demokrat.

Ia meminta, Andi tak kendur untuk membuktikan ucapannya. "Pernyataan saudara Andi bukan politisi ini, memang ini mentalitas kardus, taunya urusan uang. Proses Pilkada Jawa Timur pernah," ujarnya. (**H)


Sumber: VIVA





Berita Terkait

Tulis Komentar