Kepala Sekolah dan Bendahara di Lingkungan YLPI Ikut Workshop Standar Keuangan, Nurman:" Membangun Transparansi"

  • Kamis, 09 Mei 2019 - 15:02:15 WIB | Di Baca : 269 Kali

 

SeRiau - Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau mengelar Workshop Standar Keuangan bagi sekolah di lingkungan YLPI Riau. Kegiatan yang dikuti oleh kepala sekolah, bendahara sekolah ini dibuka oleh Ketua Umum YLPI Riau, Dr.H.Nurman.MSI, di Aula YLPI Riau, Kamis (9/5)

Ketua Umum YLPI Riau Dr.H.Nurman.MSi mengatakan workshop ini bertujuan untuk membangun tata kelola keuangan yang transparansi. Ini artinya, dana yang dikeluarkan oleh sekolah bisa dipertanggungjawabkan. Mengingat, dana sekolah yang berasal dari masyakarat sudah seharusnya dipertanggung jawabkan untuk apa apa saja pengeluarannya. Dengan workshop ini, sekolah bisa lebih transparan dan mempertangungjawabkan dana sekolah dengan sebaik baiknya

Loading...

" Membangun transparansi keuangan ini perlu kita perdalaman lagi, walaupun selama ini, pengelolaan dana sekolah sudah baik, namun alangkah baiknya dana yang dikeluarkan lebih transparan dan dipertanggung jawabkan," kata mantan wakil rektor I ini

Nurman juga mengatakan,  transparansi pengelolaan keuangan ini sangat diperlukan agar seluruh dana yang dikeluarkan bisa diakses oleh siapapun mulai dari pendapatan serta pengunaan anggaran tersebut. Selain membangun transparansi, workshop ini mampu membuatkan sistem lebih cepat, tepat dan mudah sehingga pendapatan dan pengeluaran dana bisa dikelola lebih baik." Hasil dari workshop ini hendak bisa disosialisasikan. Sistem yang kita bangun ini manfaatnya bisa dirasakan oleh sekolah," harap Nurman.

Sementara itu ketua panitia Hj. Dwi Artati.SPd mengatakan peserta workshop ini berasal dari kepala sekolah dan bendahara mulai MDTA, TK,SD,SMP,MTS dan SMA di bawah naungan YLPI Riau. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan nara sumber dari dosen ekonomi UIR dan Dinas Pendidikan." Kami dari yayasan berharap pengelolaan keuangan sekolah kita ini sudah punya standirisasi," kata Dwi. (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar