Novel Beberkan Pencarian Eddy Sindoro Saat Kabur di Luar Negeri

  • Kamis, 10 Januari 2019 - 20:59:27 WIB | Di Baca : 56 Kali

SeRiau - Penyidik KPK Novel Baswedan mengatakan pihaknya sudah pernah mencari Eddy Sindoro yang diketahui berada di luar negeri. Eddy saat itu tidak pernah memenuhi panggilan KPK sebagai saksi maupun tersangka. 

Mantan Presiden Direktur Lippo Group Eddy Sindoro terjerat kasus suap kepada mantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) Eddy Nasution. 

"Setelah beberapa lama penyidikan, tidak dapat yang bersangkutan hadir, kami ajukan permintaan pencarian ke Bareskrim dan dinyatakan DPO," kata Novel saat bersaksi dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Lucas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

Loading...

Novel juga mengatakan, tim KPK pernah mengirimkan permintaan status cegah Eddy Sindoro saat pemanggilan sebagai saksi. Selain itu, KPK mengirimkan kembali status cekal terhadap Eddy saat ditetapkan tersangka. 

"Kami cekal sejak sebagai saksi ada dua kali dan juga cegah setelah menjadi tersangka," kata Novel.

Selama di luar negeri, Novel mengaku mendapatkan informasi Eddy Sindoro berada di Malaysia. Eddy kemudian menuju ke Indonesia dari Malaysia, namun tidak untuk memenuhi panggilan KPK. 

"Kami dapat info sekitar September bahwa Eddy pernah dideportasi dari Malaysia ke Indonesia, tim penyidik lalu mengecek data perlintasan Imigrasi, kemudian data tidak ditemukan. Lalu kami melakukan pengecek kamera CCTV di Bandara, ternyata ada pihak-pihak yang membantu Eddy, sehingga kami tidak bisa melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan (Eddy Sindoro)," tutur Novel.

Pada akhirnya, Novel mengatakan Eddy Sindoro bisa berada di Indonesia setelah menyerahkan diri atas bantuan otoritas KBRI Singapura. Sehingga tim penyidik KPK bisa melakukan pemeriksaan terhadap Eddy Sindoro.

"Kami dapat info Eddy mau menyerahkan diri, kami dibantu KBRI Singapura dan melakukan penangkapan untuk diperiksa di Jakarta," kata dia.

Lucas menjadi terdakwa lantaran membantu Eddy Sindoro kabur dari pemeriksaan KPK. Saat itu Eddy Sindoro berada di luar negeri selama 2 tahun sejak ditetapkan sebagai tersangka KPK. (**H)


Sumber: detikNews




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar