Buka Workshop Pokja Bunda PAUD, Kadisdik: PAUD Penting untuk Pembentukan Karakter Anak

  • Kamis, 24 Maret 2022 - 13:27:02 WIB | Di Baca : 1926 Kali

 

Seriau,- Dimasa pandemi ini, banyak aktivitas masyarakat yang terganggu. Termasuk aktivitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pendidikan anak usia dini sangat penting dalam pemberntukan hati dan karakter anak tiap anak di usia emasnya. 

" Anak di usia PAUD, apapun yang dilihat dan didengarnya akan tertanam dalam hatinya. Jadi jangan pernah berkata kasar dengan anak. Jangan pula berbuat hal yang tidak baik di hadapan anak," kata Kamsol saat membuka kegiatan Workshop Pokja Bunda PAUD Provinsi Riau, Rabu (23/3) di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.

Loading...

Menurut Kamsol, disitulah perlu peran guru PAUD untuk mengembangkan karakter anak agar menjadi lebih baik. Karena, guru-guru PAUD memahami bagaimana merespon anak dengan baik. Termasuk menstimulus anak agar berkembang akhlak dan budi pekertinya dengan baik. Sayangnya, pasca perberlakuan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, peran pemerintah provinsi dalam pengembangan PAUD tidak lagi sebesar dahulu. Karena, untuk pendidikan dasar, kewenangan sudah berada di tangan pemerintah kabupaten/kota. 

Alhasil, aturan ini berdampak pada penyelenggaraan pendidikan anak usia dini di daerah-daerah. Pemerintah provinsi, tidak lagi dapat menganggarkan dana secara khusus untuk pengembangan PAUD. Belum lagi dengan pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung dua tahun lebih berdampak besar pada aktivitas PAUD." Banyak lembaga PAUD yang vakum, bahkan tutup," kata Kamsol.

Berdampaknya pemberlakuan UU Nomor 23 Tahun 2014 pada penyelenggaraan PAUD juga diakui oleh Ketua Pokja PAUD Riau, Hj Erlina Khairul. Menurut dia, UU itu membuat kegiatan PAUD jadi terbatas. Karena anggaran yang biasanya ada dari pemerintah provinsi kini sudah tidak ada lagi.

Erlina berharap pada Disdik Riau agar tetap menganggarkan kegiatan seperti workshop ini sebagai bentuk sinergitas dengan Bunda PAUD, Pokja PAUD dan pemerintah provinsi. "Mengingat PAUD sangat penting bagi masa depan anak, kami berharap Disdik memberikan perhatian lebih kepada Pokja PAUD," katanya. 

Ditambahkan Erlina, pada tahun 2021 lalu, Direktorat PAUD dan Dikdasmen Kemendikbud RI memfasilitasi Bunda PAUD membentuk Pokja. Mulai tahun 2021 sampai sekarang Pokja PAUD sudah terbentuk mulai dari kecamatan sampai desa dan kelurahan. Bahkan terus membenahi diri dengan mewujudkan pelayanan PAUD holistik Integratif (HI).

PAUD, tambahnya, harus dilakukan sejak dini. Diiringi pemberian gizi dan perhatian orang tua serta masyarakat. Karena emosional, karakter dan intelektual anak terbentuk saat mereka ada di usia dini. Karena itu, stimulus pendidikan yang positif sangat penting diberikan kepada anak. Tanpa stimulus positif, maka akan sulit mengubahnya kembali.

Sementara, panitia pelaksana yang juga Kepala Bidang PKPLK Disdik Riau, Pahmijan MPd menjelaskan, workshop ini digelar mulai 23 sampai 25 Maret. Dimana, acara pembukaan dihadiri Ketua Pokja PAUD kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan, hingga desa. 

Ada 36 orang total peserta yang hadir. Mereka akan mendengarkan sejumlah pemaparan yang disampaikan narasumber dari BKKBN, BP PAUD Dikdasmen Kemdikbud, dan Pokja PAUD Provinsi Riau.

Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman terkait penguatan kader, masyarakat, organisasi mitra dan PAUD untuk pencegahan stunting. Nota kesepahaman itu ditandatangani oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Riau, Mardalena Wati Yulia dengan Ketua Pokja PAUD Riau, Hj Erlina Khairul yang mewakili Bunda PAUD Riau, Misnarni Syamsuar. (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar