Pemprov DKI Akan Sulap Bioskop TIM Jadi Pusat Kesenian

  • Ahad, 11 November 2018 - 00:18:18 WIB | Di Baca : 851 Kali

SeRiau - Pemprov DKI akan merevitalisasi dan mengembalikan fungsi Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, menjadi lahan kesenian para seniman ibu kota. Revitalisasi akan dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dengan proses pembangunan selama 2 tahun.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI (Disparbud), Asiantoro, menuturkan, dalam merevitalisasi, Pemprov akan mengembalikan fungsi beberapa gedung untuk tempat pertunjukan, salah satunya Bioskop XXI yang terdapat di dalam kompleks TIM.

"Lihat master plan, itu 'kan gambarnya memang mencapai sana. Jadi memang dulu 'kan tidak ada bioskop juga, jadi ingin dikembalikan fungsinya, ekosistemnya tetap berjalan untuk kesenian," kata Asiantoro di TIM, Sabtu (10/11).

Loading...

"Yang jelas itu dipakai gedung panjang nanti tuh untuk mengakomodir semua aktivitas di sini," kata dia.

Untuk itu, Asiantoro mengaku pihaknya akan mempelajari perjanjian sewa pihak TIM dengan bioskop. Sehingga, rencana revitalisasi dapat segera direalisasikan. 

"Jadi dulu 'kan ada badan pengelola, dulu badan pengelola itu yang ada perjanjiannya sama dia. Kita lihat setelah jadi UPT (unit pelaksana teknis) ke mana perjanjiannya, saya belum pelajari," ucapnya.

Nantinya, revitalisasi akan berfokus pada pembangunan lahan hijau terbuka. Dia menyebut, sebagian gedung akan disulap menjadi taman.

"Taman hijau, taman terbuka. Kalau lihat konsepnya itu nanti begitu kita jalan dari depan TIM, sudah kelihatan taman, ada gedung panjangnya itu, mulai kantin itu sampai XXI," tutupnya.

Pembangunan direncanakan pada 2019 dengan anggaran Rp 1,8 triliun. Rincian tahun pertama, Jakpro membutuhkan Rp 501,5 miliar, dan untuk tahun kedua sebesar Rp 1,3 triliun.

Proyek ini sebelumnya dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menyambut HUT ke-50 TIM. 

"Mudah-mudahan tahun depan, proses pembangunan revitalisasi akan mulai kita lakukan di tempat ini. Ketika master plan sudah ada yang dibutuhkan bukan sekadar bangunan fisik tapi yang tidak kalah penting dalam peringatan 50 tahun, kita ingin canangkan bahwa Jakarta akan menjadi pusat kebudayaan di Asia Tenggara," kata Anies di TIM, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11). (**H)


Sumber: kumparanNEWS




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar