Komisi IX DPR Bakal Investigasi

  • Ahad, 16 September 2018 - 19:22:05 WIB | Di Baca : 500 Kali

SeRiau - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menilai, platform online shop Carousell yang diduga menjual pekerja rumah tangga (PRT) asal Indonesia sangat tidak layak dan tidak pantas.

"Iklan tersebut sangat tidak layak dan tidak pantas," kata Irma saat dihubungi Okezone, Minggu (16/9/2018).

Menurut politikus Nasdem itu, pihaknya bakal memberitahukan informasi ini kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan segera memanggil pihak yang bersangkutan untuk kemudian diinvestigasi.

Loading...

"Saya akan infokan pada Kemenaker dan akan panggil untuk segera lakukan investigasi ya," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Tenaga Kerja Singapura menyelidiki kasus jual beli asisten rumah tangga melalui platform online shop Carousell. Dari tangkapan layar yang didapat dari laman Carousell bisa dilihat beberapa pekerja rumah tangga asing, beberapa dari Indonesia, yang ditawarkan melalui online shop itu.

Melalui posting yang diunggah di Facebook pada Jumat, Kementerian Tenaga Kerja mengatakan bahwa mereka “mengetahui kasus di mana pekerja rumah tangga asing yang dipasarkan secara tidak pantas di Carousel”.

“Kami menyelidiki kasus-kasus ini dan mengatur agar daftar itu ditarik,” tambah pernyataan tersebut sebagaimana dilansir Straits Times, Minggu 16 September 2018.

Dalam daftar yang diletakkan di @maid.recruitment, wajah-wajah dari beberapa asisten rumah tangga asal Indonesia di-posting. Beberapa dari profil para asisten rumah tangga itu bahkan menunjukkan bahwa mereka telah “terjual”.

Menjawab pertanyaan dari Straits Times, juru bicara Carousell mengatakan, berdasarkan panduan komunitas, daftar tersebut tidak diperbolehkan untuk ditampilkan di pasar mereka. Disebutkan meski perusahaan diizinkan untuk menjual jasa mereka, penjualan personel itu sendiri dilarang.

"Setiap tampilan atau berbagi biodata pribadi individu sangat dilarang, karena ini melanggar pedoman kami," jelasnya.

Dia menambahkan, tidak ada transaksi penjualan nyata dan penjualan semacam itu akan segera ditarik dari pasar mereka jika ketahuan.

Menurut Carousell, sudah ada kerja sama dengan pihak berwenang dalam penyelidikan kasus ini dan telah menarik daftar penjualan bermasalah itu dan membekukan akun pelakunya. Mereka juga meminta para penggunanya untuk melaporkan penjualan yang mencurigakan.

Kementerian Tenaga Kerja Singapura mengatakan bahwa berdasarkan Undang-undang Agen Kepegawaian. Jika terbukti bersalah, di bawah undang-undang ini, agen penyalur tenaga kerja dapat dijatuhi pengurangan poin dan izinnya mungkin dicabut atau dibekukan.

"Kementerian mengharapkan agen tenaga kerja bertanggung jawab dan menggunakan sensitivitas ketika memasarkan layanan mereka," tambah pernyataan tersebut. (**H)


Sumber: Okezone




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar