Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Samarinda Dilanda Banjir

  • Ahad, 24 Mei 2020 - 19:33:44 WIB | Di Baca : 972 Kali

SeRiau - Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda pada hari Jumat, 22 Mei 2020 menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.

Menurut pantauan dari Reporter Karja hingga sampai saat ini (24/5), banjir tak kunjung surut. Terlebih lagi peristiwa banjir di Samarinda kali ini bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah.

Tim gabungan tanggap bencana memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, seperti mengevakuasi warga karena ketinggian air yang mencapai 1 meter.

Loading...

Octavianto, Kasie Ops dan Siaga Basarnas Kaltim mengatakan, tim menyediakan perahu karet karena ketinggian air yang telah mencapai ketinggian 1 meter di Perumahan Griya Mukti Sejahtera Jalan PM Noor, Samarinda. 

“Melaporkan hingga pukul 18.00 WITA ketinggian di Perumahan Griya Mukti sekitar 50 sampai 1 meter. Kami bersama tim gabungan melakukan bantuan evakuasi kepada warga dan bersiaga di lokasi, untuk berjaga-jaga. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya, Minggu (24/5/2020).

Di tempat yang lain, di Jalan Bengkuring Raya, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara banjir hingga saat ini masih belum surut.

Lia satu warga Bengkuring Raya yang terdampak banjir, terpaksa harus mengungsi karena sudah tidak bisa bertahan lagi di rumahnya dan di tambah lagi ia memiliki seorang anak kecil.

“Air naik terus dan mau tidak mau mengungsi karena ada anak kecil, kasian dia kalau main air terus nanti sakit dan kalau berobat ke rumah sakit susah karena corona ini,” tuturnya.

Menurut data dari BPBD Samarinda, hingga saat ini tercatat sebanyak 223 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Sungai Pinang yang terdampak banjir.

Pihak BPBD Samarinda belum berencana mendirikan posko pengungsian, lantaran khawatir akan menjadi tempat berkumpulnya orang banyak ditengah pandemi COVID-19.

“Untuk posko pengungsian belum ada karena harus mengumpulkan orang banyak di tengah COVID-19 menjadi resiko yang cukup besar. Sehingga warga rata-rata mengungsi ke rumah keluarganya yang tidak terkena banjir,” pungkasnya. (**H)


Sumber: kumparan.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar