KPU dan Bawaslu Nilai Seruan Prabowo Soal Lebaran di TPS Tak Melanggar

  • Jumat, 29 Maret 2019 - 21:41:03 WIB | Di Baca : 70 Kali

SeRiau - KPU menanggapi seruan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang meminta kepada para pemilihnya untuk memeriahkan TPS seperti suasana lebaran. KPU tidak mempermasalahkan hal itu.

"Enggak ada aturannya itu. Enggak apa-apa silakan saja," kata Komisioner KPU Ilham Saputra di Kantor KPU Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/3).

Namun, KPU meminta kepada para pendukung Prabowo maupun pendukung Jokowi tidak membawa barang maupun makanan ke dalam TPS. Karena hal itu akan menggangu proses pemungutan dan penghitungan suara.

Loading...

"Tapi makannya di luar TPS karena akan mengganggu kalau di dalam TPS," ucap Ilham.

Sementara Bawaslu juga tidak akan melarang jika ada upaya mobilisasi massa ke TPS. Namun dengan catatan tidak ada unsur intimidasi dan kampanye di sekitar TPS.

"Yang pasti tidak boleh ada intimidasi di sekitar TPS, nah situasi apa yang dimaksud dengan di TPS nanti kan belum tahu, baru kita tahu nanti, kita belum tahu penerjemahan yang dimaksud dengan pengorganisiran orang ke TPSdan kalau ada sifatnya intimidasi itu dilarang, termasuk juga orang yang membawa atribut calon ketika proses di hari-H," kata Komisioner Bawaslu M Afifudin.

Bawaslu memastikan akan langsung melakukan penindakan jika menemukan adanya unsur intimidasi maupun pelanggaran di sekitar TPS. Bawaslu meminta kepada seluruh pendukung baik Jokowi dan Prabowo untuk tetap tertib di TPS nanti.

"Intimidasi bermakna banyak jajaran kami akan pasti mencegah jika ada intimidasi di semua TPS. Harapan kita ya situasi di TPS benar-benar menyenangkan, benar-benar tidak ada ketegangan ya. Kalaupun kemudian terjadi ada mekanisme yang harus kita lakukan misalkan intimidasi harus dihilangkan," ucap Afif.

Sebelumnya dalam kampanye di Karawang, Jawa Barat, Kamis (29/3) pagi, Prabowo mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan memenangkan Pilpres 2019 dengan riang gembira. Prabowo mengibaratkan pencoblosan 17 April sebagai lebaran.

"Masih mau dicurangi atau tidak? Kalau tidak, 17 April jaga TPS. Bawa lontong, bawa ketupat, bawa sarung, bawa tikar, kita lebaran di TPS. Yang punya makanan berbagi dengan yang tidak punya. Hari itu rakyat harus menang," kata Prabowo disambut riuh pendukung. (**H)


Sumber: kumparanNEWS




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar