Ikut Pimnas di Jogyakarta, Riri Guspita Cs, Mahasiswa yang Buat Umri Bangga

  • Senin, 06 Agustus 2018 - 20:02:40 WIB | Di Baca : 585 Kali

 

SeRiau - Sejak Univeriatas Muhamadiyah Riau (Umri) berdiri, baru kali ini ada mahasiswa Umri yang ikut Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-31 yang akan dilaksanakan di Jogyakarta akhir Agustus ini. Kelima mahasiswa yang berhasil mengikuti lomba paling bergengsi bagi mahasiswa ini yakni Riri Guspita, Hafis Novian, Yogi, Adi dan Juwita

Sri Fitria Retnowati selaku pembimbing mahasiswa sangat bangga dengan keberhasilan mahasiswa Umri yang berhasil lolos ke Pimnas. Sebab, tidak semua univeristas  berhasil mengirimkan utusanya ke ajang Pimnas. 

Loading...

Tahun ini, kata wanita yang akrab disapa Fitria ini hanya ada dua universitas di Riau yang bisa mengikuti Pimnas yakni Umri dan UR." Alhamdulillah pada tahun ini, Pekan Kreatif Mahasiswa (PKM) Umri mengirimkan perwakilannya ke ajang Pimnas dengan produk andalannya Jam Serat Tebu (JST). Keberhasilan mahasiswa ikut Pimnas ini tentunya sangat membanggakan Umri," kata Fitria, Senin (6/8) di Pekanabru

Di Pimnas nantinya, kata Fitria,
mereka akan bersaing dengan 136 universitas negeri/swasta se Indonesia dari ribuan Universitas yang mengikuti seleksi. Riri Guspita Cs di Pimnas akan mengangkat produk Jam Serat Tebu (JST) yang unik dan bernilai ekonomi tinggi. 

Ajang Pimnas ke-31 tersebut diselenggarajan  Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti. Dimana, ajang seleksi paling bergengsi bagi mahasiswa ini sepenuhnya akan dibiayai oleh Kemenristek Dikti yang setiap tahun selalu rutin dilaksanakan.

"Semoga ini menjadi motivasi bagi para mahasiswa dan dosen lain untuk melakukan penelitian yang unik dan menarik," kata Wakil Rektor 1 Umri ini

Fitria bercerita kalau mereka tertarik mengelola limbah tebu menjadi aneka produk kerajinan bernilai tinggi, Karena mudah mendapatkan bahannya. Proses pengerjaan JST juga sangat mudah dan cepat, namun dengan hasil yang berkualitas. Ini peluang bagus, untuk mengembangkan industri ekonomi kreatif bagi mahasiswa Umri.

" Harga jual JST juga sangat terjangkau, yakni sekitar Rp 100 ribu per buah. Pangsa pasarnya juga cukup banyak, karena bisa dijadikan souvenir khas Riau," kata Fitria.

Dia juga menambahkan bahwa pada tahun ini, PKM UMRI mendapatkan 3 dana hibah dari Kemenristek Dikti yang bernilai puluhan juta rupiah. Selain ajang Pimnas, Tim Penelitian PKM Umri tersebut juga akan mengikuti ajang Koperties Entreprenuer Award tahun 2018 (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar