Ibu Kandung Tewas, Diduga Digelonggong Air Lima Anggota Keluarga

  • Senin, 05 Maret 2018 - 15:47:31 WIB | Di Baca : 17235 Kali

 

SeRiau-  Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menyelidiki kasus kematian seorang ibu rumah tangga yang diduga dianiaya oleh lima anggota keluarganya. 

Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan proses otopsi terhadap jasad korban guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. 

Loading...

"Korban adalah Tukiyem (51), warga Dusun Jeruk Gulung, Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan. Proses otopsi dilakukan oleh tim kedokteran forensik Polda Jatim dari RS Bhayangkara Kediri," katanya (5/2/2018). 

Dari hasil otopsi itu diketahui korban meninggal dunia akibat mengalami kekerasan. Hal ini terbukti dengan ditemukannya luka bekas kekerasan pada mulut serta organ dalam korban. 

"Jadi bisa kami sampaikan ada kematian tidak wajar, dengan hasil otopsi, aliran darah tertutup oleh air, ada kekerasan pada sekitar mulut, kemudian rongga paru-paru dan rongga dada terisi cairan air," ujarnya. 


Lebih lanjut Andana menjelaskan, polisi telah meningkatkan kasus tersebut menjadi penyidikan. Pihaknya juga akan segera menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. 

"Para saksi sudah kami lakukan pemeriksaan. Ada lima orang yang berpotensi menjadi tersangka dalam kasus ini. Penetapan tersangka kami lakukan setelah gelar perkara," imbuhnya. 

Namun perwira pertama ini menambahkan, terkait kronologis kasus tersebut, pihaknya enggan menjelaskan secara detail. "Kejadiannya kemarin siang. Kasus ini cukup sadis, karena dugaannya, korban itu digelonggong dengan air oleh para pelaku hingga korban meninggal dunia," paparnya memberi gambaran.

Sedangkan terkait adanya kabar bahwa para pelaku mengalami kesurupan saat melakukan aksinya, tim penyidik enggan berspekulasi. Karena dari pemeriksaan, seluruh pelaku dapat dilakukan pemeriksaan dengan baik. 

"Kami tidak mengenal kesurupan, yang jelas nanti pengadilan yang akan membuktikan," pungkasnya.( Sumber : Detiknews.com)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar