Dari Dosen Hingga Sukses Mendirikan Rumah Jahit Lestari Beromset Miliaran Rupiah

  • Sabtu, 15 Juni 2024 - 19:42:58 WIB | Di Baca : 267 Kali



SeRiau - Ibuk Suci Sustari, S.Pd (44 th) asal Palembang (Sumatera Selatan) lulusan Universitas Sriwijaya Tahun 2001 ini, yang awalnya berprofesi sebagai seorang Dosen di Universitas Bina Dharma, Palembang, sekarang sudah terkenal dan sukses menjadi seorang pemilik usaha rumah jahit yang diberi nama Rumah Jahit Lestari. Rumah jahit Lestari milik Ibuk Suci Sustari yang beralamat di Jalan Hangtuah, No 4, 10, 11 Desa Tambusai Batang Bui, Kota Duri, Bhatin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Profesinya sebagai seorang Dosen yang dibangunnya sejak dari lulus kuliah, rela ditinggalkannya dan beralih menjadi seorang penjahit. Ini terjadi pada saat Covid-19 tahun 2021 lalu. Karena, pada waktu itu terjadi masa-masa sulit untuk mencari uang, Dirinya yang berprofesi sebagai Dosen di Perguruan Tinggi Swasta, otomatis tidak ada lagi mendapat penghasilan dikarenakan semua tempat baik Pendidikan, Perkantoran dan lainnya ditutup total atau diliburkan. Tepatnya pada tanggal 27 Mei 2021, Ibu 6 orang anak ini memulai kehidupan barunya sebagai seorang pemilik rumah jahit dan ini juga mendapat dukungan penuh oleh suaminya, Yan Syofyan (47 th). Dengan bermodalkan 5 mesin jahit dan tempatnya memanfaatkan garasi rumah miliknya untuk dijadikan sebagai tempat menjahit. Karena, Suci Sustari tidak terlalu memahami persoalan menjahit,

Dirinya lalu berinisiatif membuat kursus rumah jahit gratis yang bertujuan untuk dipekerjakan ditempat rumah jahit miliknya. Dari sinilah banyak orang yang datang untuk belajar kursus menjahit, diaman satu harinya yang belajar kursus menjahit 10 sampai 20 orang. Hanya membutuhkan waktu selama 2 minggu Ibuk Suci Sustari sudah bisa mendapatkan anggota yang dianggap telah lulus dari kursus menjahit. Pada Bulan September 2021 Rumah Jahit Lestari miliknya telah memiliki sebanyak 6 orang pekerja yang sebelumnya sempat melakukan kursus menjahit gratis ditempatnya tersebut.  

Usaha Rumah Jahit Lestari miliknya berawal dari sinilah dengan dibantu Suaminya membuat dokumen penawaran ke perusahaan dan itu langsung disetujui untuk membuat sebanyak 40 baju konveksi. Dan saat itu Dirinya kembali mengalami kesulitan dalam hal untuk menjahit baju konveksi, namun dengan kegigihan dan keuletannya sebagai seorang mantan dosen Ibuk Suci Sustari mendatangi sebuah Sekolah SMK dan meminta kepada gurunya untuk mencarikannya seorang anak yang menjadi lulusan terbaik di Sekolah tersebut untuk bekerja ditempatnya. Hal ini pun dikabulkan, namun lagi-lagi masih belum dapat memenuhi permintaannya dan akhirnya untuk menyelesaikan semua orderan jahitnya dengan meminta secara langsung Guru di Sekolah SMK tersebut dan orderan yang pertama kali ini berhasil.

Seiring berjalan waktu Ibuk Suci Sustaripun menambah alat jahit dengan membeli 4 mesin jahit manual dan juga menambah karyawannya yang sebelumnya 6 menjadi 9 orang. Pada Maret 2022, Usaha Rumah Jahit Lestari miliknya terus berkembang dengan pesat menambah lagi karyawannya menjadi 17 orang dan tepat berdirinya 1 tahun Rumah Jahit Lestari yakni pada tanggal 28 Mei 2022 mendapat bantuan dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebanyak 12 unit mesin jahit konveksi. Bantuan mesin jahit oleh Pertamina Hulu Rokan ini, karena usaha yang dimilik Ibuk Sustari berkembang dan maju begitu pesat hanya dalam beberapa tahun saja di jalaninya.

Semakin berkembangnya usaha Ibuk Suci Sustari ini, untuk lebih meningkatkan daya oprasional dan kinerjanya, Ibuk Suci Sustari menyewa dua Ruko untuk kelangsungan usahanya. Dengan kondisi yang terbilang maju pesat ini, Rumah Jahit Lestari yang dipimpinya mampu membuat sebanyak 600 sampai 700 pcs baju kerja konveksi, dimana sebelumnya hanya bisa membuat 200 pcs baju konveksi saja dalam waktu selama satu bulan.

“Saya merintis ini, betul-betul dilakukan dari nol dan dengan hati yang berat penuh resiko jabatan saya sebagai seorang Dosen ditinggalkan, meski penuh resiko saya beralih profesi mendirikan Rumah Jahit hanya dengan satu tekad yakni penuh keyakinan, pantang menyerah dan yang paling tidak bisa ditinggalkan selalu ingat dan menghadap serta meminta ridho kepada yang Maha Kuasa, Allah SWT,”kata Suci dengan raut wajah penuh senyum.

Dengan kegigihannya berusaha dan memajukan Rumah Jahit Lestari ini, terus saja membuahkan hasil dan perkembangan disegala hal. Dimana, pada Bulan September 2022 usaha Rumah Jahit Lestari sudah memiliki 3 ruko dan menambah jumlah karyawannya menjadi 41 orang. Semakin maju dan berkembangnya Usaha Rumah Jahit Lestari yang dipimpinya, pada Bulan Maret 2023 tempat Usaha miliknya mendapat kunjungan yang pertama kalinya dari Dirut Pertamina Hulu Rokan saat itu, Bapak Jaffee Arizon Suardin. Setelah itu, Rumah Jahit Lestari miliknya secara rutin dikunjungi oleh Dirut PHR dan sudah sebanyak 3 orang Dirut yang datang ketempatnya.

Sejak adanya PHR yang membantu kelangsungan untuk kemajuan usahanya, pihak Pertamina selalu menyertai Rumah Jahit Lestari untuk dipromosikan dalam kegiatan yang ditaja Pertamina seperti Expo, Pestival, Pameran dan lain-lainya. Tentu dengan adanya promosi dari PHR ini membuat Usaha Rumah Jahit Lestari semakin berkembang dan maju pesat karena kridibilitas dan  tingkat kepercayaan orang lebih tinggi.

Selain itu Ibuk Suci Sustari juga memanfaatkan hasil potongan kain yang tidak terpakai atau perca, juga dimanfaatkannya dibuat berbagai macam barang seperti tanjak (topinya orang melayu), bantal leher dan benda-benda lainnya. Bahkan barang-barang hasil buatan dari kain percanya ini, ada yang diberikannya kepada masyarakat secara gratis.

Ibuk Suci Sutari mengungkapkan, bahwa baru-baru ini, saat presiden Jokowi berkunjung ke Riau pada tanggal 31 sampai 01 Juni 2024 lalu. Melalui pihak Pertamina meminta pesanan ke Rumah Jahit Lestari untuk membuatkan sebanyak 16 pcs rompi yang nantinya akan digunakan oleh Presiden Jokowi bersama para Menterinya seperti Bapak Erick Tohir (Menteri BUMN) dan Menteri PUPR dan pejabat lainnya yang hadir mendamping Presiden saat berada di Riau.

“Awalnya saya tidak percaya ada dari Peratamina yang memesan 16 pcs rompi untuk Bapak Presiden Jokowi dan para Menterinya saat berkunjung ke Riau, karena pesananya mendadak dan harus selasai dalam 1 hari saja, tentu ini jadi satu kebanggaan buat saya terutama Rumah Jahit Lestari yang mendapatkan pesanan rompi untuk Bapak Presiden Jokowi,”terang Ibuk Suci Sustari sambil tersenyum.  

Untuk terus berkembang dan maju, Ibuk Suci Sustari sudah membuka cabangnya di Kabupaten Rokan Hilir dengan melakukkan kerjasama kontrak di 2 Desa melalui Bumdesnya. Dan dicabangnya ini yang bekerjasama dengan Bumdes juga sudah mendapat sejumlah orderan dari Perusahaan untuk pembuatan baju konveksi. Rumah Jahit Lestari yang telah memiliki 3 buah ruko ini, selain digunakan untuk tempat kerja, juga dimanfaatkannya sebagai mess atau tempat tinggal beberapa orang karyawannya. Bahkan, untuk mempermudah dan meringankan tugas karyawannya, Ibuk Suci Sustari memberikan izin kepada 16 orang karyawannya yang telah memiliki rumah tangga untuk bekerja di rumah dengan memberikannya masing-masing satu mesin jahit.

Saat ini Usaha Rumah Jahit Lestari telah memiliki sebanyak 77 orang karyawan dan untuk membayar gaji para karyawannya saja Ibuk Suci Sustari setiap Bulannya wajib mengeluarkan uang sebesar Rp 150.000.000,- sampai Rp 200.000.000,-. Hal ini tentu saja sesuai apa yang telah diperoleh atau dihasilkan oleh Rumah Jahit Lestari yang setiap satu Bulannya dapat mengahsilkan uang Mliaran Rupiah. Karena kini sebanyak 150 Perusahaan telah melakukan kontrak atau kerjasama dalam hal pembuatan baju kerja khususnya konveksi. Selain itu, Usaha Rumah Jahit Lestari saat ini tidak saja mendapat pesanan atau orderan dari Riau namun juga mendapatkan pesanan dari daerah lainnya seperti, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jambi, Jawa, Sulawesi dan bahkan sampai ke Papua.

Sekarang, saking sudah banyaknya kerjasama dengan perusahaan besar, Usaha Rumah Jahit Lestari sudah berstatus menjadi Perseroan Terbatas (PT Rumah Jahit Lestari). Meski terbilang sukses dalam usaha Rumah Jahit Lestari, Ibuk Suci Sustari, S.Pd juga rutin melakukan berbagai hal kegiatan amal dan sosial. Adapun kegiatan sosial yang dilakukan Ibuk Suci Sustari adalah membantu anak pesanteran dan anak yatim membuatkan baju lebaran setiap tahunnya. Selain itu ada pula program yang dibuatnya bantuan air minum gratis bagi siapa saja warga yang mendapat musibah atau kemalangan dan bantuan air minum gallon pada anak-anak di 12 Sekolah serta program peduli lingkungan yang juga rutin dilakukan setiap sekali dalam seminggu dengan turun ke jalan-jalan membersihkan sampah. Dan sampai saat sekarang, kursus menjahit gratis yang dirintisnya dari awal tetap dilakukannya. Adapun yang menjadi intrukstur menjahit saat ini dengan memanfaatkan beberapa orang karyawannya yang dinilai telah bisa dan menguasai ilmu menjahit. Kursus menjahit gratis PT Rumah Jahit Lestari milik Ibuk Suci Sustari anggotanya tidak saja yang dari Kota Duri dan Bahkan ada yang dari luar seperti Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai.

Penulis : Dedi Iswandi





Berita Terkait

Tulis Komentar