Lanting dan Kapal Bermuatan BBM Terbakar di Sungai Kapuas

  • Senin, 10 Februari 2020 - 21:48:05 WIB | Di Baca : 714 Kali

SeRiau - Sejumlah lanting atau rumah apung di atas sungai dan motor air dengan muatan BBM, terbakar di Sungai Kapuas, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Sintang, Kalimantan Barat, Selasa petang (10/2) sekitar pukul 18.00 WIB. 

Kebakaran tersebut sontak membuat heboh warga. Apalagi, lanting dan motor air yang terbakar dekat dengan pemukiman penduduk. Api menjalar dengan sangat cepat, bahkan menjilat air yang terkena tumpahan minyak. 

Pantauan Hi!Pontianak, api yang berkobar membuat motor air terpaksa dihanyutkan di sungai oleh petugas Damkar, agar tidak merambat ke tempat lain. Motor air tersebut kemudian menyangkut di Dermaga Sungai Durian, Sintang. 

Loading...

Di motor air itu, tampak puluhan drum yang diduga juga berisi BBM, ikut terbakar. Selain itu, ada juga motor air lainnya yang hanyut hingga ke hilir. 

Selain melalui darat, pemadaman oleh tim Damkar Pemda Sintang dan Busera, juga melalui dermaga. Ada juga anggota yang disiagakan melalui sungai, termasuk kapal milik Kepolisian Perairan, untuk mencegah api menjalar ke lanting-lanting yang ada di hilir sungai.

Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP dan Damkar Sintang, Agus Ente, mengatakan setelah mendapat laporan warga, sekitar pukul 18.15 WIB, pihaknya langsung turun ke lokasi kebakaran. 

“Yang terbakar ada tiga lanting. Kayaknya, ada beberapa motor bandong (motor air) yang memuat BBM. Dua sudah kita hanyutkan ke sungai. Dengan harapan tidak menjalar ke bangunan lain,” ucapnya pada wartawan di lokasi kejadian.

Untuk memadamkan kebakaran, kata Agus, pihaknya menurunkan semua personel, dengan harapan api bisa cepat dipadamkan secepatnya. “Armada full, kita turunkan semua,” katanya.

Ali, salah satu korban kebakaran mengatakan, salah satu lanting yang terbakar adalah milik Dinas Perhubungan, yang tambat di Dermaga Sungai Durian. Lanting tersebut disewa olehnya untuk berjualan kopi.

“Itu lanting saya yang terbakar. Saya jualan di situ. Buka warung kopi. Asal api, saya tidak tahu. Barang saya di situ habis semua,” ucapnya.

Api baru bisa padam sekitar pukul 20.00 WIB. Saat ini, tim Damkar sedang melakukan pendingingan pada objek yang terbakar untuk memastikan api betul-betul padam. (**H)


Sumber: kumparan.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar