Galakkan Program Literasi, Sekolah di Riau Harus Punya Pojok Baca

  • Kamis, 17 Januari 2019 - 06:46:26 WIB | Di Baca : 1407 Kali

 

SeRiau - Provinsi Riau ditetapkan menjadi pilot projek penerapan literasi nasional. Sebagai percontohan literasi nasional sekolah diminta untuk membuat pojok baca disetiap sekolah baik digital maupun manual.

" Harus ada dong pojok baca disetiap sekolah baik SMA dan SMK untuk mendukung program literasi digalakan oleh Kemendikbud," kata Kabid SMK Disdik Riau melalui Pahmijan, Rabu (16/1) di Pekanbaru.

Loading...

Keberadaan pojok baca di setiap SMK dan SMA, kata Pahmijan akan menumbuhkan minat baca siswa dan guru. Bahkan orangtua juga bisa memanfaatkan pojok baca  sambil menunggu anaknya pulang sekolah. Hanya saja, saat ini masih banyak sekolah yang belum mempunyai pojok baca." Bagi sekolah yang belum mempunyai pojok baca, saya himbau agar mambuat pojok baca di disekolah. Masih banyak ruang yang bisa dijadikan pojok baca apakah di halaman, ruang tunggu dan taman sekolah. Ini salah satu agar minat membaca dikalangan peserta membudaya," kata Pahmijan

Menurut Pahmijan, dinegara maju manapun budaya membaca ini sudah menjadi kebutuhan. Setiap ada waktu kapan dan dimana saja setiap orang pasti membaca. Budaya membaca bisa diawali dirumah dan sekolah." Jadi kedepan walaupun tidak ada anggaran untuk membuat pojok baca, ya sekolah bisa mempergunakan dana BOSDA dan BOSNAS," ujar Pahmijan.

Dilevel nasional, kata Pahmijan, Riau telah menunjukan prestasi yang luar biasa dalam program literasi. Dimana lomba literasi nasional, siswa Riau dari SMK Labor Pekanbaru berhasil merebut juara pertama lomba pojok baca digital tingkat nasional. Selain pojok baca, sekolah juga menyediakan buku bacaan minimal 50 buah."Kita juga akan bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Riau untuk membantu sekolah dalam penyediaan buku di pojok baca," katanya (zal)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar