Trump: Shutdown Tak Berhenti Sebelum Saya Mendapat Tembok Perbatasan

  • Rabu, 26 Desember 2018 - 10:36:46 WIB | Di Baca : 111 Kali

 

SeRiau - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan dia tak akan menghentikan penutupan pemerintahan (shutdown) parsial yang terjadi sejak pekan lalu.

Shutdown itu tak akan berhenti sebelum Trump mendapatkan dana 5 miliar dollar AS, sekitar Rp 72,9 triliun, untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko.

Loading...

Keinginan Trump untuk mendapat dana tembok perbatasan 5 miliar dollar AS tidak mendapat restu dari oposisi Partai Demokrati maupun sebagian politisi Partai Republik.

Mereka hanya menawarkan 1,3 miliar dollar AS, sekitar Rp 18,9 triliun. Imbasnya, Trump menolak menandatangani sebagian pengeluaran negara.

"Saya tak bisa berkata kapan pemerintahan bakal dibuka kembali," kata Trump di Gedung Putih seperti dilansir AFP Selasa (25/12/2018).

"Yang bisa saya katakan adalah ini (shutdown) tak berhenti sebelum kami mendapat tembok, pagar, apapun sebutannya," tegasnya.

Presiden 72 tahun itu menegaskan kembali klaim yang dibuatnya pada Senin (24/12/2018) bahwa dia telah menyepakati kontrak pembangunan 185 km tembok di Texas.

Dia menyatakan bakal mengunjungi perbatasan itu pada akhir Januari mendatang untuk memulai proses pembangunan tembok, dan berharap prosesnya bakal cepat.

Trump berharap dia bisa membangun tembok sekitar 800-885 km dari total 3.218 km perbatasan untuk awal, sementara sisanya bakal direnovasi atau dibangun sebelum Pilpres digelar.

"Bakal butuh kerja keras untuk tembok ini," tuturnya. Dia mengklaim para pegawai negeri yang mengalami furlough (bekerja tak dibayar) juga mendukung pembangunan tembok.

Sementara pemimpin oposisi Chuck Schumer menjelaskan pada akhir pekan bahwa Trump harus membuang ide membangun tembok perbatasannya demi menghentikan shutdown.

Akibat shutdown ini, para pegawai sembilan dari 15 kementerian dan badan negara termasuk Kementerian Luar Negeri maupun Kementerian Kehakiman tak digaji.

Ini merupakan shutdown ketiga yang terjadi di AS sepanjang Trump menjabat. Shutdown pertama terjadi pada Januari lalu, atau tepat setahun dia menjabat.

 

 

 

Sumber KOMPAS.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar