Hearing PPJ dibatalkan, Manager PLN tak Hadir, Dian : PLN Belum Berikan Data Pelanggan PJU

  • Selasa, 11 Desember 2018 - 14:09:38 WIB | Di Baca : 511 Kali
Dian Sukheri SIP Ketua Pansus Ranperda Pajak Penerangan Jalan

 

SeRiau- Sejatinya, Senin (10/12) siang pukul 13.40 WIB, Pansus Ranperda Pajak Penerangan Jalan (PPJ) kembali melanjutkan pembahasan dengan mengundang pihak Pemko, Bapenda, dan Dishub, serta pihak PLN  Pekanbaru kini disebut dengan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pekanbaru. Namun lanjutan pembahasan itu dibatalkan, karena manager UP3 Pekanbaru Himawan Sutanto tidak hadir.

Dan Pansus pun menilai, orang yang dikirim sebagai perwakilan untuk pembahasan tidak kompeten dan tidak akan dapat memberikan kebijakan, ditambah juga tidak membawa data detail seperti yang diminta, yakni data pelanggan dan juga PJU yang tersebar di area Pekanbaru yang menjadi beban Pemko setiap bulannya.

Loading...

Ketua Pansus Ranperda PPJ DPRD Pekanbaru, Dian Sukheri SIp, kepada wartawan usai memutuskan membatalkan hearing, menyebutkan, pansus sepakat hearing ditunda sampai Senin (17/12) pukul 14.00 WIB di Gedung DPRD Pekanbaru.

"Kita sepakat batalkan, dan Senin depan kita jadwalkan ulang, dan berharap manajernya hadir untuk memberikan apa yang kita minta sebelum ranperda ini kita bahas lebih lanjut," kata Dian.

Hadir dalam rapat ini, para penasehat pansus Raperda PPJ, Sigit Yuwono ST, Jhon Romi Sinaga SE, lalu anggota Pansus, Hotman Sitompul, Herwan Nasri, Ir Nofrizal MM, Suprianto (Ucok), Desi Susanti, tim Ahli Pansus, dan undangan lainnya. Sementara dari UP3 PLN diwakili oleh manajer pemasaran dan pelayanan Sofyan Hadi dan tim.

Dilanjutkan Dian, pansus ini harus memutuskan soal rencana usulan kenaikan pajak, asumsinya untuk penambahan pendapatan Pemko. "Maka Kita mau mengkonfirmasi, apakah benar data-data hitungan Pemko dengan sebagai perbandingan data dari PLN," tambah Politisi PKS ini.

Ditegaskan Dian lagi, bahwa selama pembahasan pansus, pihaknya hanya mendapatkan data PJU dari Pemko, sedangkan dari PLN belum. "Kita harus dapatkan data dari PLN, karena disini baru ketahuan dan apakah perlu dinaikkan pajak nya atau tidak, nanti baru ketahuan ketika data sudah kita dapatkan," ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pekanbaru, Himawan Sutanto, yakni manager pemasaran dan pelayanan Sofyan Hadi, menyebutkan bahwa ketidakbisaan hadirnya manajer UP3 PLN Pekanbaru itu disebabkan ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan.

"Rencananya memang pak manajer area langsung yang hadir pada rapat pansus ini, cuma karena ada agenda mendadak terkait kedatangan mobil listrik yang tidak bisa ditunda dan harus hadir," kata Sofyan.

Namun dipastikan Sofyan, untuk agenda rapat pekan depan dia memastikan bahwa manajer akan hadir karena rapat ini penting. "Tidak mungkin beliau (manajer, red) tidak datang jika tidak ada halangan lain. Untuk data nanti akan kami persiapkan," tuturnya.

Ditegaskan Jhon Romi Sinaga, dia menyayangkan ketidakhadiran manajer area PLN Pekanbaru ini. Menurutnya ini rapat penting, apalagi ini menyangkut data yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

" Tentu kita amat sayangkan, dan ini sama saja tidak menghargai undangan Pansus. Ini penting, apalagi ranperda ini harus diselesaikan jelang tutup tahun," kata Romi.

Padahal, undangan sudah jauh-jauh hari di sampaikan. "Ini contoh pemimpin yang tidak baik, dan tidak peduli dengan nasib rakyat, padahal ini bahas ranperda PPJ pula," tutupnya.(***)




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar