Banyak Tokoh Dadakan Bermunculan, Z Himbau Masyarakat Bengkalis Jangan Mudah Terpancing Isu Hoax

  • Senin, 13 Agustus 2018 - 23:28:40 WIB | Di Baca : 628 Kali

 

SeRiau - Bermunculannya komentar- komentar yang mengaku tokoh di Kabupaten Bengkalis ini membuat Zikro Ketua KNPI Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis angkat bicara.

Menurut Zikro, Begitu banyak bermunculan orang- orang yang mengaku tokoh di Bengkalis saat ini. Padahal menurutnya orang ini tidak pernah menyumbangkan pikiran atau idenya untuk kemajuan Bengkalis. Namun dengan seenaknya mengaku sebagai tokoh kemudian menilai dan berkomentar menyudutkan pimpinan di Bengkalis ini.

Loading...

 '' Kalau komentar yang diberikan membangun tentulah tidak menjadi persoalan, namun komentar yang mengaku tokoh ini lebih cendrung menjurus untuk membuat opini yang menyudutkan bagi pucuk pimpinan Bengkalis, seolah- olah mengharapkan celaka kepada Pimpinan Negeri ini, apakah mereka tokoh abal- abal atau tokoh pesanan tertentu,'' tegas Zikro.

Oleh karenanya dengan melihat komentar- komentar orang- orang yang mengaku sebagai tokoh ataupun praktisi tertentu, menurut Zikro komentarnya tidak pernah lepas menyudutkan Pimpinan Kabupaten Bengkalis sehubungan adanya temuan uang senilai 1,9 M di Rumah Dinas Bupati Bengkalis pada saat proses penggeledahan 01 Juni 2018 silam. 

'' Padahal sudah berulang- ulang kali Bupati Bengkalis menerangkan bahwa uang tersebut adalah uang pribadi hasil usaha beliau,'' tambah Zikro lagi.

Lanjut anak jati Kota Duri ini lagi bahwasanya ia melihat orang- orang yang mengaku sebagai tokoh dan praktisi dadakan ini diduga adalah pesanan dari kelompok tertentu dengan motif politik yang busuk.

'' Entah kenapa tak ada habisnya rasa benci kelompok ini terhadap pribadi Bupati Bengkalis, ntah setan apa yang merasuki hati mereka karena selalu saja mendeskreditkan dan menghembuskan isu negatif melalui media, kami sudah memperhatikan pola mereka sejak lama,'' tutur ayah dua anak ini lagi.

Hal senada juga di sampaikan tokoh masyarakat Mandau H Siantar, namun H Siantar mencium adanya strategi busuk dari oknum masyarakat di Bengkalis yang dihembuskan melalui media  dengan mencoba membenturkan antara Amril Mukminin dengan aparat hukum, dahulu melalui fitnah ijazah, saat ini oknum asyik menggoreng isu dan membenturkan Amril Mukminin dengan penegak hukum KPK, seolah- olah oknum itu mau membuat panas dan mengintervensi aparat penegak hukum (red. KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian).

Selain isu hukum, oknum tersebut juga menghembuskan isu ekonomi yang sedang lesu, namun mereka hanya melihat secara sektoral di Kabupaten Bengkalis, kemudian menuduhkan kelesuan ekonomi itu akibat kepemimpinan Amril Mukminin, padahal daerah- daerah lain juga mengalami hal yang serupa sebagaimana yang dialami Kabupaten Bengkalis;

'' Orang- orang yang merasa dan mengaku sebagai tokoh dan memberikan komentar di media yang bersifat tidak membangun Kabupaten Bengkalis saat ini, menurut kami hanyalah tokoh abal- abal, sebaiknya mereka mulai intropeksi diri dan menanyakan pada dirinya sendiri apa yang telah di perbuat untuk Negeri ini dan apa yang telah di perbuat nya untuk kemajuan Bengkalis ini,  bukan membuat gaduh, ujar H Siantar.


Sementara itu aktivis pemuda asal Pulau Bengkalis, Dendi Ariandi mengajak masyarakat Kabupaten Bengkalis agar tidak mudah terpancing isu murahan yang sengaja di tebar oleh oknum yang mengaku tokoh tersebut. Jebolan Magister Ilmu Lingkungan dari Universitas Riau (UR) ini juga mengajak masyarakat untuk yakin dan percaya kepada para penegak hukum (red. KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian). Karena pihak penegak hukum tentu sudah bekerja dengan profesional dan objektif tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun juga, apalagi oleh segelintir orang yang mengatasnamakan Masyakat Kabupaten Bengkalis.

Ia juga berharap tokoh- tokoh dadakan ini bisa belajar untuk menjadi tokoh benaran dan bukan menjadi tokoh pesanan pihak tertentu yang selalu menggiring opini dan merusak tatanan sosial, sehingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Semoga tuhan yang maha kuasa memberikan taufik dan hidayahnya untuk sama- sama kembali membangun Bengkalis yang beradab, maju dan sejahtera.

'' Sebagai salah masyarakat di Bengkalis, saya menghimbau dan mengajak seluruh lapisan Masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk tidak mudah terpancing isu- isu dan tergiring opini- opini yang sangat tendensius dan menyesatkan ini, tujuan mereka jelas yaitu terpecahnya persatuan dan kesatuan masyarakat Bengkalis. Mari kita rapatkan barisan memerangi berita hoax dan ujaran kebencian di Daerah kita, Negeri Junjungan yang sama- sama kita cintai ini,'' ajak Dendi. ( Rilis )




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar