Dorong Sepeda Motor Satu Kilometer, Ratusan Mahasiswa di Padang Minta Harga BBM Turun

  • Kamis, 05 April 2018 - 07:15:58 WIB | Di Baca : 369 Kali

SeRiau - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumatera Barat menggelar aksi unjuk rasa meminta pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) ke kantor Gubernur Sumatera Barat, Rabu (4/4/2018).

Para mahasiswa ini mendorong sepeda motornya dari Pasar Raya Padang menuju kantor gubernur yang berjarak lebih kurang satu kilometer. Aksi mendorong sepeda motor ini sebagai simbol para mahasiswa tidak mampu untuk membeli BBM.

Dalam unjuk rasa tersebut, para mahasiswa memiliki tiga tuntutan, yaitu agar pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar bersubsidi, mendesak pemerintah pusat menurunkan harga BBM bersubsidi, dan meminta menurunkan pajak bahan bakar kendaraan bermotor menjadi lima persen.

“Aksi ini sebagai bentuk penyambung lidah rakyat yang kesulitan membeli BBM. Masyarakat harus membeli bahan bakar non-subsidi dengan harga lebih mahal. Kami minta pemerintah mengawasi dan menjaga ketersediaan BBM bersubsidi agar tepat sasaran dalam pemanfaatannya," kata Faizil Putra, koordinator aksi.

Aksi itu sempat sedikit ricuh karena mahasiswa yang ingin masuk ke kantor gubernur dilarang oleh polisi sehingga terjadi dorong-dorongan.

Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama setelah beberapa perwakilan aksi diperbolehkan masuk ke dalam kantor gubernur.

Para pengunjuk rasa yang ingin bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno hanya diwakili oleh beberapa kepala dinas.

Adapun Irwan Prayitno tidak berada di tempat karena sedang mengikuti agenda dengan DPRD Sumbar.

“Terdapat dua kesepakatan setelah terjadi dialog dengan perwakilan pemerintahan Sumbar, yaitu Pemprov berjanji mengupayakan penambahan kuota premium dan biosolar. Yang kedua, melakukan pengawasan premium dengan berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan Hiswana Migas. Jika sekadar janji, kami kembali menggelar aksi," ujar Faizil. (*JJ)



Sumber: Kompas.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar