MENU TUTUP

Hasto PDIP: Reshuffle Kabinet Muncul Dari Jokowi, Bukan Pengamat dan Partai Politik

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 05:17:45 WIB | Di Baca : 2461 Kali
Hasto PDIP: Reshuffle Kabinet Muncul Dari Jokowi, Bukan Pengamat dan Partai Politik

SeRiau - Isu perombakan kabinet pemerintahan Joko Widodo yang belakangan mencuat ke publik direspons oleh partai penyokong utama PDIP.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa keputusan reshuffle kabinet berada di tangan Presiden Jokowi bukan berdasarkan suara dari pengamat.

"Reshuffle muncul dari Presiden. Bukan dari pengamat, bukan juga dari partai politik. Tapi dari Bapak Presiden," demikian kata Hasto, Jumat (21/8).

Menurut Hasto berdasarkan pengalaman politik Presiden, Jokowi melakukan perombakan berdasarkan kalkulasi yang matang.

Tujuan dari setiap perombakan yang dilakukan oleh Jokowi tambah Hasto, hanya untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan semata.

"Hal itu dilakukan sebagai sebuah pertimbangan yang matang untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan,"demikian pendapat Hasto.

Hasto juga mengatakan, biasanya sebelum melakukan perombakan Jokowi akan memanggil pimpinan partai koalisi untuk melakukan dialog politik.

Hasto hanya mewanti-wanti kepada kader PDIP yang mendapatkan amanah sebagai menteri agar memaksimalkan kinerjanya. Apalagi saat ini Indonesia menghadapi situasi sulit imbas dari pandemik Covid-19.

Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Polici Watch (IPW), Neta S. Pane mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan informasi akan ada perombakan kabinet. Tak tanggung-tanggung menurut informasi itu Jokowi akan mengganti sekitar 1 hingga 18 menteri. (**H)


Sumber: rmol.id


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Kurikulum Merdeka Ditanah Air, Memerdekakan Pendidikan Ditanah Melayu

2

Buka Tutup. Gelper di Dumai Jadi Lahan Mencari Uang Setoran

3

Seorang Warga Dumai Kecewa Terhadap Lurah Bangsal Aceh Terkait Penolakan Peningkatan Surat Tanah

4

Hari Susu Sedunia, Apical Dumai Bagikan 3453 Susu untuk Tingkatkan Gizi Anak Sekolah

5

Kepala BPMP Riau Harapkan PPDB SMA dan SMK Harus Berkeadilan dan Merata