MENU TUTUP

Bank Indonesia Catat Peredaran Uang Palsu di Solo Meningkat, Terbanyak Rp 100.000

Selasa, 12 Februari 2019 | 19:12:25 WIB | Di Baca : 1944 Kali
Bank Indonesia Catat Peredaran Uang Palsu di Solo Meningkat, Terbanyak Rp 100.000

SeRiau - Peredaran uang palsu (upal) di Kota Solo dan sekitarnya terus meningkat setiap tahunnya. Guna mengantisipasi hal tersebut Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo menggandeng pihak kepolisian.

Kepala KPw Bank Indonesia Solo, Bandoe Widiarto mengatakan, meskipun jumlahnya tidak signifikan, namun peningkatan tersebut cukup meresahkan masyarakat. Sehingga perlu dilakukan antisipasi.

"Bank Indonesia Solo sudah menggandeng kepolisian untuk mencegah peredaran upal di Solo," ujar Bandoe, Selasa (12/2).

Bandoe menyampaikan, selama kurun waktu 2017, pihaknya berhasil menemukan 4.858 lembar upal dengan berbagai pecahan. Tahun 2018, jumlah temuan upal meningkat menjadi 5.185 lembar. Sedangkan tahun 2016 lalu, jumlah upal yang beredar di Solo cukup banyak, yakni mencapai 7.101 lembar.

"Pecahan upal yang sering beredar di masyarakat yakni pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000. Pecahan Rp 100.000 prosentasenya 54,93 persen dan pecahan Rp 50.000, 40,52 persen," jelasnya.

Bandoe mengimbau masyarakat agar ikut memberantas peredaran uang palsu. Caranya, yakni dengan tiga D, dilihat, diraba dan diterawang. (**H)


Sumber: Merdeka.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

M. Maliki Apresiasi Kepemimpinan Gibran: Pemimpin Muda yang Mau Turun Langsung ke Lapangan

2

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

3

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

4

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

5

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital