Tips #Cari_Aman, Capella Honda Taklukkan Bahaya di Persimpangan Jalan

  • Senin, 22 Juni 2026 - 21:38:18 WIB | Di Baca : 45 Kali

 

SeRiau - KAMPAR – Persimpangan jalan masih menjadi salah satu titik paling rawan kecelakaan bagi para pengguna jalan, khususnya para pengendara sepeda motor. Arus kendaraan yang saling memotong, rendahnya kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, hingga masalah titik buta (blind spot) kerap menjadi pemicu utama benturan fatal di area ini.

Merespons fenomena tersebut, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau melalui tim Safety Riding membagikan panduan defensif bertajuk #Cari_Aman untuk membantu pengendara mengelola risiko dan menjaga ruang aman saat melintasi persimpangan.

"Persimpangan itu ibarat panggung ujian mental yang sesungguhnya bagi setiap pengendara. Di situlah titik bertemunya berbagai ego dari arah yang berbeda," ujar Arif Rahman Hakim, Instruktur Safety Riding PT. CDN.

Menurut Arif, kunci utama menghadapi persimpangan bukan terletak pada siapa yang paling cepat, melainkan bagaimana pengendara mampu mengelola persepsi bahaya dalam hitungan detik. Berikut adalah beberapa langkah krusial dalam mengatasi bahaya di persimpangan jalan:

1. Kurangi Kecepatan dan Antisipasi (4T): Sebelum memasuki area persimpangan, biasakan untuk selalu menurunkan kecepatan secara bertahap. Terapkan prinsip Tata cara, Teliti, Tunggu sejenak, dan Tindak dengan aman. Jangan pernah berasumsi bahwa pengendara lain akan selalu memberikan jalan.

2. Maksimalkan Penggunaan Lampu Sein: Berikan tanda petunjuk arah atau lampu sein setidaknya 30 meter sebelum berbelok atau berpindah jalur di persimpangan. Hal ini memberikan waktu yang cukup bagi pengendara di belakang maupun di depan Anda untuk merespons.

3. Kontrol Visual (Lihat Kanan-Kiri-Kanan): Saat berhenti di persimpangan, sebelum memutuskan untuk melaju kembali (bahkan saat lampu hijau baru menyala), lakukan pemantauan visual dengan menengok ke kiri, ke kanan, dan kembali ke kiri untuk memastikan tidak ada kendaraan yang menerobos lampu lalu lintas dari arah lain.

4. Hindari Area Blind Spot Kendaraan Besar: Jangan pernah memosisikan diri Anda langsung di samping atau di depan truk dan bus saat berada di persimpangan. Kendaraan besar memiliki area titik buta yang sangat luas dan membutuhkan ruang belok yang lebih lebar.

Di akhir penjelasannya, Arif mengingatkan bahwa keselamatan harus selalu ditempatkan di atas ego pribadi demi bisa kembali ke rumah dengan selamat. "Berkendara itu bukan soal siapa yang paling cepat sampai di seberang. Saat mendekati persimpangan, turunkan ego kita bersamaan dengan menurunkan gas kendaraan. Selalu terapkan prinsip #Cari_Aman dan jangan ragu untuk mengalah demi keselamatan," tutup Arif. (Rls) 





Berita Terkait

Tulis Komentar