Pertama Kali dalam Satu Dekade, Salju Turun di Baghdad, Irak

  • Rabu, 12 Februari 2020 - 05:40:42 WIB | Di Baca : 524 Kali

SeRiau - Untuk pertama kalinya dalam dalam satu dekade, salju turun di Baghdad, Irak, Selasa (11/2). Sebelumnya, peristiwa ini pernah terjadi pada tahun 2008 namun saat itu, salju yang turun hanya sedikit dan langsung mencair.

Dilansir AFP, seluruh masyarakat Baghdad mengaku baru pertama kali melihat salju turun di kota mereka. Sebab, salju yang turun pada 2008 silam merupakan peristiwa yang pertama kali terjadi dalam satu abad. Itu pun, salju yang turun tak sempat mereka nikmati.

Karena salju yang turun cukup banyak, penduduk Baghdad pun memanfaatkan momen ini untuk berfoto dan bermain perang salju. Pohon-pohon palem yang merupakan ikon dari kota tersebut tampak tertutup salju.

Loading...

"Hujan salju ini diprediksi bisa berlangsung hingga Rabu mendatang karena dampak cuaca yang sangat dingin," kata Kepala Media Pusat Metorologi Irak, Amer al-Jaberi, dilansir AFP, Rabu (12/2).

"Gelombang dingin ini datang dari Eropa," imbuhnya.

Sebenarnya, masyarakat di Kota Baghdad cenderung lebih terbiasa dengan cuaca panas ketimbang dingin. Suhu tertinggi di Ibu Kota Irak ini saja, tercatat bisa mencapai 51 derajat celcius.

Hujan salju lebih umum ditemukan di bagian utara Irak, misalnya di Kota Mosul yang saat ini masih dilanda perang. Namun, untuk daerah-daerah di bagian tengah dan selatan Irak, peristiwa ini jarang terjadi. Bahkan, curah hujannya pun rendah.

Beberapa waktu terakhir, Irak memang tengah dilanda serangkaian cuaca ekstrem. Pada 2018 lalu, negara ini mengalami krisis air parah.

Namun, di tahun berikutnya, Irak diguyur hujan lebat yang tak mematikan dan merusak. Cuaca yang begitu terik di bagian utara Irak juga memicu kebakaran hutan. Ditambah, menurut para ahli, saat ini Irak tidak memiliki dana atau infrastruktur yang cukup untuk mengatasi perubahan iklim. (**H)


Sumber: kumparan.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar