Cantona: Saya Menderita Lihat Man United Dilatih Mourinho

  • Sabtu, 27 Oktober 2018 - 12:37:44 WIB | Di Baca : 725 Kali

 

SeRiau - Legenda Manchester United, Eric Cantona, mengaku sudah tidak tahan lagi melihat mantan timnya tidak kunjung membaik di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho.

Selain itu, penderitaan Cantona kali ini juga disebabkan oleh rival Man United, Manchester City, yang terus menunjukkan peningkatan grafik permainan sejak musim lalu.
Menurut Cantona, Jose Mourinho adalah penyebab utama krisis Man United saat ini.

Loading...

"Jose Mourinho dan Man United seperti istilah pria yang salah untuk seorang wanita yang baik," kata Cantona dikutip dari situs web BBC Sport, Sabtu (27/10/2018).

"Saya menderita melihat ini dan itu semakin parah saat melihat Man City bermain sangat indah," tutur Cantona menambahkan.

Dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi, Man United hanya bisa meraih satu kemenangan.
Teranyar, Man United takluk 0-1 dari Juventus pada laga ketiga Grup H Liga Champions tengah pekan ini saat bermain di Old Trafford.

Becermin pada laga tersebut, Cantona merasa Mourinho tidak pantas lagi melatih Man United karena strategi bertahan yang diterapkan.

"Permasalahan ini bermula dari bagaimana cara bermain," kata Cantona.

"Anda bisa kalah, tetapi harus mengambil risiko. Man United kalah dari Juventus yang punya 70 persen penguasaan bola di Old Trafford. Bisakah Anda bayangkan jika Sir Alex Ferguson berada di bangku cadangan saat itu?" tutur Cantona.

Lebih lanjut, Cantona ingin Mourinho sekarang lebih banyak memberikan kesempatan kepada anak-anak muda asli Kota Manchester.

Hal ini harus dilakukan karena anak akademi lebih punya semangat bermain untuk membela Man United.

"Saya pikir anak-anak sekarang butuh panutan. Mereka butuh pemain hebat dan memainkan sepak bola kreatif. Tentu saja saya pikir sekarang Man United kehilangan generasi pemain muda," kata Cantona.

"Di Man United, mereka tidak pernah memberi kesempatan untuk pemain yang tahu seluk-beluk klub dari dalam dan tahu identitas dan filosofi bermain," ujar pria asal Perancis ini.

Hingga saat ini, rumor pemecatan Mourinho mulai meredup. Dukungan dari para legenda, pemain, dan fans secara tidak langsung turut mereduksi rumor pemecatan tersebut.

Selain itu, manajemen Man United dikabarkan juga enggan memutus kontrak Mourinho di tengah jalan. Uang pesangon yang tinggi ditengarai menjadi penyebabnya.

Untuk diketahui, Mourinho masih memiliki kontrak selama dua tahun ke depan atau hingga 2020 mendatang.

 

 

 

Sumber KOMPAS.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar