AS Siap Berteman dengan Iran Jika Penuhi 12 Tuntutan yang Diajukan

  • Ahad, 27 Mei 2018 - 23:29:02 WIB | Di Baca : 399 Kali

SeRiau - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, Amerika akan menjadi teman bagi Iran apabila Teheran bersedia memenuhi 12 tuntutan yang telah disampaikannya dalam pidato pekan lalu.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan VOA Persia, Pompeo menyampaikan tujuan utama dari strategi terhadap Iran yang disampaikannya dalam pidato pekan lalu adalah demi mengatur ketentuan bagi penguasa Iran untuk dapat bertindak seperti pemimpin normal.

"Apabila kita menciptakan kondisi di mana para pemimpin Iran dapat menghentikan perilaku mereka, keberhasilan adalah ada di tangan warga Iran."

Loading...

"Selain itu kita akan melihat orang Amerika berkunjung ke sana dan akan melakukan semua hal hebat yang kita lakukan bersama rekan dan sekutu," kata Pompeo.

Dia menekankan salah satu poin dalam 12 tuntutan AS di mana Iran harus memungkinkan dilakukannya inspeksi terhadap situs militer dan laboratorium penelitian mereka.

Pompeo turut menyerukan agar sorakan yang menyebut "kematian untuk Israel dan Amerika" harus dihentikan terutama saat diserukan di depan publik.

Poin penting lainnya, yakni AS tidak bertujuan melakukan perubahan dalam rezim Iran dan menyarankan hal yang sama kepada kelompok-kelompok yang diasingkan.

"Kami tidak ingin mereka mengajurkan perubahan rezim," ujar Pompeo, dilansir Al Arabiya.

Dia juga mengatakan, setiap upaya untuk mengekspos tindak korupsi oleh pejabat dalam pemerintahan Iran akan selalu mendapat dukungan dari Pemerintahan Trump.

"Rakyat Iran berhak mendapat kebenaran. Mereka memiliki pemimpin senior yang mengumpulkan kekayaan, menggunakan bisnis sebagai kedok dan terus terang hanya mencuri."

"Jika kami bisa mendapatkan bukti itu dan menunjukkannya, kami akan menyambut kesempatan untuk mengungkapkannya, sehingga rakyat Iran dapat menilai apakah mereka pemimpin yang pantas," tambahnya.

Undang-undang Transparasi Aset Kepemimpinan Iran telah diloloskan oleh Dewan Perwakilan AS pada Desember tahun lalu dan kini tengah berada di tangan komite senat.

Dengan adanya undang-undang tersebut, maka Menteri Keuangan AS diwajibkan untuk menerbitkan laporan keuangan para pemimpin senior Iran yang diduga terlibat korupsi. (**H)


Sumber: KOMPAS.com




Loading...

Berita Terkait

Tulis Komentar