MENU TUTUP

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, SMP PGRI Pekanbaru Terapkan Protokol Kesehatan Secara Maksimal

Selasa, 10 November 2020 | 20:24:26 WIB | Di Baca : 2380 Kali
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, SMP PGRI Pekanbaru Terapkan Protokol Kesehatan Secara Maksimal

 

Seriau,- Pemerintahan Kota Pekanbaru masih menunggu izin pembelajaran tatap muka terbatas dari Tim Gugus Covid pemerintah pusat. Sebelum izin turun, sekolah sekolah telah mempersiapkan jika pembelajaran tatap muka betul diperbolehkan. Salah satu sekolah yang telah mempersiapkan diri yakni SMP PGRI Pekanbaru.

Sekolah yang berada di Jalan Brigjend Katamso Tangkerang Utara sudah mempersiapkan diri dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara maksimal saat pembelajaran tatap muka terbatas diizinkan. Seluruh siswa yang masuk kelas harus mengunakan masker, pengecekan suhu tubuh, sanitizer dan mencuci tangan." Segala keperluan protokol kesehatan akan kita siapkan. Seluruh siswa dan guru harus mematuhinya," kata Kepala SMP PGRI Pekanbaru Aldian. MPd, Selasa (10/11) di Pekanbaru

Sejauh ini, kata Aldian, pihak sekolah masih menunggu petunjuk teknis pembelajaran tatap muka terbatas dimasa pandemi covid ini. Sekolah belum tahu teknisnya seperti apa.  Pembelajaran tatap muka, apakah seluruh siswa hadir masuk, durasi waktu pembelajaran berapa lama?, SOP ini yang belum turun dari Disdik Pekanbaru. Jika nantinya pembelajaran satu kelas hanya 20 orang dan sekali seminggu, kata Aldian, pihaknya tidak ada masalah. Sebab, jumlah siswa dengan jumlah ruang kelas belajar sudah terpenuhi." Kalau rombel kita ada 7 kelas. Sedangkan ruangan kelas kita ada 14 ruang. ini artinya, dengan jumlah siswa yang dibutuhkan untuk ruang belajar tercukupi. Kalau memang satu kelas hanya 20 orang, ruang belajar kita tidak ada masalah," kata Aldian.

Aldian juga memprioritaskan jika waktu durasi pembelajaran hanya tiga jam, maka sekolah akan memilih mata pelajaran yang sulit seperti matematika, IPA atau mata pelajaran yang membutuhkan hitung hitungan." Kita akan memilah mana mata pelajaran yang diprioritas untuk tatap muka terbatas," katanya.

Menurut Aldian, pembelajaran tatap muka lebih baik dari pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sebab, dengan tatap muka, interaksi guru dan siswa lebih besar dan daya serap siswa menerima pelajaran juga lebih besar." Kita berharap mudah mudahan pendemi Covid ini segera berakhir, siswa bisa bersekolah lagi seperti biasa," harap Aldian (zal)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

2

126 Murid SMKN 1 Tambang Prakrin di Perusahaan, Kepsek: Siap Bersaing di Dunia Kerja

3

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

4

FIKOM UMRI Gelar International Guest Lecturer, 200 Mahasiswa Dalami Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital

5

Tak Perlu Jual Emas, BRK Syariah Hadirkan Layanan Gadai Emas di Seluruh Kantor Pekanbaru