MENU TUTUP

Adik Meninggal Usai Diserahkan Ke Aparat, Edo Kondologit: Saya Sudah Sakit Hati Sekali Dengan Ketidakadilan Di Negeri Ini

Ahad, 30 Agustus 2020 | 19:56:07 WIB | Di Baca : 3149 Kali
Adik Meninggal Usai Diserahkan Ke Aparat, Edo Kondologit: Saya Sudah Sakit Hati Sekali Dengan Ketidakadilan Di Negeri Ini

SeRiau - Sebuah video berdurasi 02.20 viral dijagat dunia maya pada Minggu (30/8). Video tersebut berisi rekaman seseorang yang marah-marah karena mendapat ketidakadilan di negeri ini.

Belakangan pria berpakaian hitam dan berkepala kriting itu adalah penyanyi terkenal, Edo Kondologit. Dia tampak marah karena ada proses hukum yang tidak adil dialaminya.

“Saya sudah sakit hati sekali dengan perlakuan ketidakadilan di negeri ini. Kita menuntut keadilan, kami pihak keluarga meminta agar propam proses polsek, petugas piket sampai Kapolres. Adik kami adalah korban dari sistem yang ambruk," tuturnya mengawali video viral tersebut.

Politisi PDIP ini juga merasa bahwa adiknya tidak mendapat keadilan hukum. Ini lantaran yang bersangkutan diduga dianiaya saat ditahan. Dia mendesak agar petugas piket yang bertugas pada saat kejadian diperiksa.

Dalam video tersebut, Edo mengaku bahwa adik sepupunya diserahkan ke polisi oleh pihak keluarga karena telah melakukan pelanggaran hukum. Sang adik diserahkan dengan harapan bisa mendapatkan proses hukum yang baik.

“Tapi kenapa belum 24 jam sudah mati. Kita menuntut keadilan, keadilan, ini negara hukum. Asas praduga tak bersalah, seseorang dinyatakan bersalah hanya atas keputusan pengadilan, bukan polisi yang menentukan. Ini negara hukum, bukan negara suka-suka gue," tandasnya. (**H)


Sumber: rmol.id


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban