MENU TUTUP

Ahok Tetap Seret Penghina Istrinya Ke Polisi Meski Diminta Mediasi Dan Permintaan Maaf Pelaku

Jumat, 31 Juli 2020 | 21:13:49 WIB | Di Baca : 3644 Kali
Ahok Tetap Seret Penghina Istrinya Ke Polisi Meski Diminta Mediasi Dan Permintaan Maaf Pelaku

SeRiau - Kasus dugaan penghinaan terhadap Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tetap diteruskan ke jalur hukum.

Kuasa hukum Ahok, Ahmad Ramzy menyampaikan, kliennya tetap meminta polisi mengusut kasus penghinaan yang dialamatkan kepada istri dan anak Ahok meski pelaku berinisial KS (67) sempat meminta mediasi dan mengungkapkan penyesalannya.

"Poinnya biar polisi usut tuntas dulu. Yang kedua mengenai mediasi dan minta maaf belum ada arahan untuk mencabut laporan polisi," kata Ramzy saat dihubungi, Jumat (31/7).

Ramzy menuturkan, kliennya meminta agar jajaran Polda Metro Jaya bekerja terlebih dahulu guna mencari motif dan siapa saja yang terlibat dalam kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut.

"Ini kan baru ditangkap dan penetapan sebagai tersangka. Jadi biarkan dulu polisi bekerja," imbuhnya.

Ahmad Ramzy menjelaskan duduk perkara kasus penghinaan di mana penghinaan tersebut berupa makian hewan kepada istri dan anaknya. Makian tersebut dibuat pelaku dalam bentuk tulisan dan gambar.

"Membandingkan binatang (kera) dengan istrinya dan anaknya, ada kalimat dan gambar. Jadi pencemaran nama baik seperti itu," kata Ramzy, Kamis (30/7).

Laporan polisi ini teregister dengan nomor LP/2885/V/YAN 25/2020/SPKT PMJ tertanggal 17 Mei 2020. Laporan dimasukkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. (**H)


Sumber: rmol.id


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban