MENU TUTUP

HGN 2019, YLPI Riau Beri Penghargaan Guru Teladan. Ini Nama Pemenangnya.

Senin, 25 November 2019 | 17:56:56 WIB | Di Baca : 2098 Kali
HGN 2019, YLPI Riau Beri Penghargaan Guru Teladan. Ini Nama Pemenangnya.

 

SeRiau,- Memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2019, Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau melaksanakan upacara, Senin (25/11) pagi. Upacara yang dilaksanakan di SMA YLPI Perhentian Marpoyan dihadiri oleh seluruh kepala sekolah dibawah YLPI Riau, guru serta perwakilan siswa.

Setelah pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan pemenang guru teladan sekolah yang ada di lingkungan YLPI Riau. Ada 9 sekolah yang dinilai oleh tim YLPI Riau. Penilaian yang dilakukan sejak september ini dengan beberapa indikator diantaranya ada wawancara. Dalam wawancara, segala aspek mengenai guru di tanya. Selain itu, pendalaman keagamaan juga ditanya karena bagaimanapun YLPI Riau sangat kental keislaman sesuai cita cita dan visi misi para pendahulunya."  Alhamdulillah dengan kerja keras tim penilai, akhirnya terpilihlah 3 orang guru teladan dilingkungan sekolah YLPI Riau dan langsung kita umumkan dihari puncak HGN 2019," kata Wakil Ketua Bidang Pendidikan Hj. Dewi Artati. SPd, Senin (25/11) disela kegiatan.

Adapun nama guru yang terpilih meraih penghargaan tersebut, juara pertama diraih Sri Imelda SAg dari SD IP YLPI Perhentian Marpoyan. Juara dua diraih Nelli Ahmalia dari SMP Islam YLPI Riau dan juara ketiga diraih Citra Yulia SPd SMA Perhentian Marpoyan. Selain guru teladan, YLPI Riau juga memberikan penghargaan kepada sekolah yang meraih akreditasi A. Sekolah tersebut adalah SMP Islam YLPI Jalan Teratai, SD IP Perhentian Marpoyan dan SMP YLPI Marpoyan. Masing sekolah diberi sertifikat penghargaan dan uang pembinaan." Kita berharap dengan kegiatan ini, sekolah lain bisa meningkatkan kualitas pendidikan  dan kuantitas peserta didik di masing masing sekolah," kata Dewi

Sementara itu Sekretaris Umum YLPI Riau Drs. Sudarmo Hasan.MA mengatakan di HGN 2019, guru sebagai tenaga pendidik, pengajar, pembimbing dan mengarah harus diperhatikan oleh pemerintah. Guru jangan hanya terfokus pada administrasi saja, tapi harus diperkuat dengan tindakan mengajar dan mendididk siswa dengan baik. Pemerintah juga harus memperhatikan kurikulum nasional baik mata pelajarannya dan muatan lokal harus sesuai dengan  perkembangan daerah. Karena setiap daerah tidak sama perkembangannya. Disamping  kurikulum, kesejahteraan guru juga harus diperhatikan." Kesejahteraan guru hingga hari ini sudah cukup kita perhatikan terutama guru dibawah YLPI Riau. Tidak hanya kesejahteraan, kesehatan para guru juga menjadi perhatian YLPI salah satunya dengan adanya BPJS Kesehatan," kata Sudarmo.

Ketua Dewan Pembina YLPI Riau H Mukni menegaskan, guru lebih tinggi derajat dari jendral. Mengapa demikian? karena tanpa guru, mustahil seorang bisa menjadi jendral. Contohnya, tingginya derajat guru dari jendral bisa dilihat ketika jepang di bom atom. Kaisar Jepang waktu itu mengatakan berapa orang jumlah guru yang masih hidup bukan berapa orang jendral yang tanya, tapi guru yang ditanya." Oleh karena itu, sudah seharusnya pemerintah memperhatikan guru mulai dari kualitas pendidikan hingga kesejahteraannya," kata Mukni yang juga merupakan seorang guru.

Selain pemberian penghargaan kepada guru dan sekolah, HGN 2019 di YLPI Riau juga menampilkan berbagai pertunjukan seni mulai dari tari persembahan, tari kreasi rentak bulian anak TK Islam YLPI , tari kreasi assalamualaikum, pembacaan puisi oleh siswa SMP, marawis dari SMA YLPI Riau, story telling siswa SMP YLPI Marpoyan dan tari kreasi SD IP YLPI Marpoyan. (zal).


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

NasDem Usung H Bistamam - Jhony Charles bertarung di Rokan Hilir

2

PPDB Jalur Bosda Afirmasi SMA/SMK Swasta Diperpanjang Hingga 10 Juli

3

15 Anak Autis Ikut Khitanan Massal IDI Cabang Pekanbaru dan ULD Disdik Riau

4

Dua Bersaudara Perenang Riau Aquatic Pekanbaru Raih Medali Emas di Brunei

5

35 Siswa SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru Berkemajuan Lulus SNBT, Dua Siswa Lulus Kedokteran UGM dan UNAND