MENU TUTUP

KPK Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Surat Seleksi Pegawai

Kamis, 22 Agustus 2019 | 23:15:59 WIB | Di Baca : 1722 Kali
KPK Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Surat Seleksi Pegawai

SeRiau - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap surat palsu seleksi pegawai KPK. 

Diketahui, pada Rabu (21/8) kemarin beredar surat dalam format PDF dengan kop/kepala surat bertuliskan "Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)" yang beralamat di Renon, Denpasar Bali tertanggal 21 Agustus 2019.

Surat tersebut tertulis dan ditujukan kepada para calon karyawan KPK Indonesia. Di surat itu tertera jadwal dan tahapan seleksi pada 21-24 Agustus 2018 di Jalan Raya Legian, Kuta, Badung, Bali. Terdapat juga lampiran 85 nama dengan lokasi tes di Denpasar-Bali.

"Kami pastikan surat tersebut bukan dikeluarkan oleh KPK-RI," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (22/8).

Febri juga mengimbau kepada pihak-pihak yang dihubungi atau diminta uang dengan dalih akomodasi atau sejenisnya harap segera melaporkan ke kantor kepolisian setempat. Mereka juga diminta untuk melaporkannya dengan menghubungi Call Center KPK 198.

"KPK mengajak masyarakat mewaspadai penipuan dengan modus seleksi pegawai seperti ini," kata Febri.

Diketahui dalam surat itu tertera juga sejumlah kelengkapan yang harus dibawa oleh para peserta seperti, kartu peserta, ijazah, pas foto, dan kemeja putih. Terdapat juga orang yang harus dihubungi terkait dengan akomodasi tiket keberangkatan ke lokasi yang tertera di surat tersebut. (**H)


Sumber: CNN Indonesia


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

2

Ratusan Murid Baru SMAN 8 Pekanbaru Diserahkan ke Sekolah, Kepsek: Patuhi dan Taati Aturan Sekolah

3

Ratusan Murid Baru MAN 2 Pekanbaru Ikuti MATAMUDA, Syahrul: Bangga dan Bersyukurlah Tuntut Ilmu di MAN 2 Pekanbaru

4

Kapolsek Kandis Dampingi Tim SDM Polda Riau Tinjau Lahan Jagung Kelompok Tani Ayu Makmur

5

Idris Laena: Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Ruang Membangun Peradaban