MENU TUTUP

Usut BLBI, KPK Susun Strategi Jerat Sjamsul Nursalim dan Istri

Rabu, 12 Desember 2018 | 05:01:46 WIB | Di Baca : 1461 Kali
Usut BLBI, KPK Susun Strategi Jerat Sjamsul Nursalim dan Istri Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang

 

SeRiau – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan masih terus mengusut kasus korupsi penerbitan SKL BLBI. KPK saat ini tengah menyiapkan strategi untuk menjerat pihak lain yang terlibat dalam kasus BLBI.

Pihak yang dijerat seperti pemegang saham Bank Dagang Nasional Indonesia (DNI) Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim.

Nama pasangan suami istri itu disebut turut bersama-sama mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung dalam kasus korupsi yang merugikan keuangan negara hingga Rp4,58 triliun.

Sjamsul dan Itjih bahkan telah berulang kali mangkir dari panggilan penyidik. Pasutri yang kini sudah menetap di Singapura itu pun tak pernah memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan penyelidikan baru pasca-putusan terhadap Syafruddin.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang menegaskan, kasus tersebut terus berjalan. Meski demikian, Saut belum mau mengungkap secara rinci strategi KPK dalam menjerat Sjamsul dan Itjih yang masih berada di luar negeri.

"Lagi jalan, lagi jalan. Yang berada di luar (negeri) ini lagi jalan. Kita mau coba," kata Saut ditanyai awak media di Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018.

Saut tak menyangkal adanya strategi baru yang akan digunakan KPK untuk memeriksa Sjamsul Nursalim dan Itjih. Salah satu strategi tersebut yakni kerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura.

"(Kerjasama dengan KBRI di Singapura) itu termasuk di antara bagian kecil saja. (Mutual Legal Assistance dengan Singapura) saya pikir belum sampai sana, tapi sebenarnya kita mau coba bagaimana kita bisa bicara atau kepada pihak-pihak yang bisa kita panggil untuk diajak bicara," ujarnya.

Saut enggan bicara lebih jauh soal teknis pemeriksaan Sjamsul Nursalim dan Istrinya di Singapura. Yang pasti, Saut menekankan, KPK dapat berkoordinasi dengan otoritas Singapura untuk dapat memeriksa Sjamsul Nursalim.
"Itu soal teknis. Apakah di sana (Singapura), atau panggil. Yang pasti kami koordinasi dengan otoritas setempat. Kami akan ketemu dengan otoritas setempat. Kami terus upayakan," imbuhnya.
    

 

 

 


Sumber VIVA.co.id


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

2

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

3

MAN 2 Pekanbaru Cek Ulang Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat, Kamad: Ada Pergeseran Sebesar B292 Derajat

4

Hadiri HUT PAMAGAR ke 3, Wabup JC : Semoga Semakin Solid dan Jaya

5

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI