MENU TUTUP

Menteri Syafruddin: Peraih Medali Asian Games Diterima Jadi ASN, TNI-Polri Tanpa Tes

Ahad, 02 September 2018 | 19:26:02 WIB | Di Baca : 1103 Kali
Menteri Syafruddin: Peraih Medali Asian Games Diterima Jadi ASN, TNI-Polri Tanpa Tes

SeRiau - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin lmenegaskan bonus atlet yang mendapatkan medali sebagai aparatur sipil negara sudah disetujui.

"Semua catatannya sudah ada dan pasti mereka yang mendapat medali statusnya pegawai negeri," ujar Syafruddin di sela acara silaturahim dan apresiasi atlet di lapangan Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (2/9/2018), seperti dikutip Antara.

Status sebagai ASN, kata dia, menjadi komitmen dari pemerintah sekaligus bentuk dukungan kepada para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa melalui ajang Asian Games 2018.

Mantan Wakapolri itu juga mengaku telah memerintahkan stafnya untuk berkoordinasi dengan manajer cabang olahraga yang meraih medali untuk ditindaklanjuti.

Syafruddin juga menyampaikan salam dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjantodan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bahwa siapapun atlet peraih medali yang ingin berkarier di militer akan langsung diterima. 

"Masuk ASN, masuk TNI, masuk Polri, bebas bagi atlet untuk memilihnya, tanpa tes. Silakan yang ingin menjadi Polri dan TNI, langsung diterima," ucap Chief de Mission atau Ketua Kontingen Indonesia pada Asian Games 2018 tersebut.

Tak itu saja, terkait bonus rumah bagi para atlet, Syafruddin menegaskan telah disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, termasuk pengaturan mekanismenya.

Pemerintah juga memberikan bonus uang bagi atlet, pelatih, dan asisten pelatih peraih medali tanpa potongan pajak.

Berikut besaran bonusnya:

1. Atlet perorangan:

- Emas Rp 1,5 miliar 
- Perak Rp 500 juta 
- Perunggu Rp 250 juta

2. Atlet beregu:

- Emas Rp 750 juta per-orang
- Perak Rp 300 juta per orang 
- Perunggu Rp 150 juta per orang

3. Pelatih perorangan/ganda:

- Emas Rp 450 juta 
- Perak Rp 150 juta 
- Perunggu Rp 75 juta

4. Pelatih beregu:

- Emas Rp 600 juta 
- Perak Rp 200 juta 
- Perunggu Rp 100 juta

5. Pelatih untuk medali kedua dan seterusnya:

- Emas Rp 225 juta 
- Perak Rp 75 juta 
- Perunggu Rp 37,5 juta

6. Asisten pelatih perorangan/ganda:

- Emas Rp 300 juta 
- Perak Rp 100 juta 
- Perunggu Rp 50 juta

7. Asisten pelatih beregu:

- Emas Rp 375 juta 
- Perak Rp 125 juta
- Perunggu Rp 62,5 juta

8. Asisten pelatih untuk medali kedua dan seterusnya:

- Emas Rp150 juta
- Perak Rp 50 juta 
- Perunggu Rp 25 juta.


Sumber: KOMPAS.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Kurikulum Merdeka Ditanah Air, Memerdekakan Pendidikan Ditanah Melayu

2

Buka Tutup. Gelper di Dumai Jadi Lahan Mencari Uang Setoran

3

Seorang Warga Dumai Kecewa Terhadap Lurah Bangsal Aceh Terkait Penolakan Peningkatan Surat Tanah

4

Hari Susu Sedunia, Apical Dumai Bagikan 3453 Susu untuk Tingkatkan Gizi Anak Sekolah

5

Kepala BPMP Riau Harapkan PPDB SMA dan SMK Harus Berkeadilan dan Merata