MENU TUTUP

Polisi Buru Pembuat Hoax Selebaran Ajakan 'Perang Salib'

Senin, 28 Mei 2018 | 20:04:13 WIB | Di Baca : 1557 Kali
Polisi Buru Pembuat Hoax Selebaran Ajakan 'Perang Salib'

SeRiau - Polisi masih mengembangkan kasus penyebaran hoax selebaran ajakan 'perang salib' di Kota Bekasi. Polisi masih mengejar satu tersangka lainnya terkait kasus tersebut.

"DPO satu orang, diduga pembuat konten," kata Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Wijonarko kepada wartawan di kantornya, Jalan Pramuka, Kota Bekasi, Senin (28/5/2018).

Satu tersangka berinisial S (42) ditangkap polisi atas dugaan penyebaran hoaxtersebut. Sementara itu, polisi mendalami kemungkinan adanya pihak-pihak yang memesan penyebaran hoax ini hingga ke aktor intelektualnya.

Saat ini polisi juga tengah mendalami konten hoax lainnya selain selebaran yang mengatasnamakan GPKB Forendi itu. "Masih kita telusuri," ucapnya.

Polisi menahan S atas perbuatan tersebut. S dijerat dengan Pasal 45 A ayat 2 junctoPasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman 6 tahun penjara.

S ditangkap di rumahnya di Rawalumbu, Kota Bekasi, pada Sabtu (26/5). S mengaku menyebarkan hoax itu dengan tujuan memecah-belah umat. 

Selebaran tersebut mengatasnamakan Gerakan Pemuda Kristen Bekasi for Rahmat Effendi (GPKB Forendi). Selebaran itu ditujukan kepada para ulama, ustaz, dan habib se-Kota Bekasi.

Isi selebaran tersebut bermotif provokatif. Dalam selebaran itu, tertulis ajakan menyerang para ulama di Kota Bekasi yang menentang Rahmat Effendi, calon Wali Kota Bekasi. (**H)


Sumber: detikNews


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

MAN 2 Pekanbaru Cek Ulang Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat, Kamad: Ada Pergeseran Sebesar B292 Derajat

2

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

3

Dukung Mobilitas Kampus, UIR Resmikan Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium

4

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

5

Tanaman Jagung Memasuki Fase Pemupukan, Polsek Kandis Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal