MENU TUTUP

Truk Parkir 3 Hari, Sopir Ternyata Sudah Tak Bernyawa

Sabtu, 19 Mei 2018 | 04:02:59 WIB | Di Baca : 1566 Kali
Truk Parkir 3 Hari, Sopir Ternyata Sudah Tak Bernyawa

SeRiau - Penemuan jasad lelaki menggegerkan warga Nilakandi, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Warga menemukan sesosok jasad di dalam truk Fuso yang sedang terparkir di bawah flyover.

Jasad tersebut diketahui bernama Basri (58), warga Kampung Jua Nomor 108, RT 01/RW 02, Kelurahan Kampung Jua Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat. Ia diketahui berstatus pegawai negeri sipil atau PNS.

Jasad itu pertama kali ditemukan oleh Jamusir Ahmadun (55). Dia curiga ada truk Fuso yang terparkir sudah sejak tiga hari yang lalu.

"Saya kira Fuso itu hanya beristirahat sejenak, tapi hingga hari ini belum juga bergerak," katanya saat ditemui di lokasi, Kamis, 17 Mei 2018.

Merasa curiga, ia langsung melihat isi dari truk Fuso tersebut. Ternyata, ada seorang sopir yang sedang terguling ke samping. Kemudian, ia berusaha untuk membangunkannya, namun sudah tidak merespons lagi.

"Ternyata sudah tidak merespons lagi dan sudah tidak bernyawa, jadi kami segera melapor dan langsung dibawa ke kamar mayat," ucapnya.

Sementara itu, Kanit Identifikasi Polresta Palembang, Ipda Agus Wijaya membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menduga sopir truk itu meninggal dunia akibat sakit, karena tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya.

"Kami akan terus menyelidiki penyebab meninggalnya korban Basri ini," katanya. (**H)


Sumber: Jawapos.com


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

MAN 2 Pekanbaru Cek Ulang Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat, Kamad: Ada Pergeseran Sebesar B292 Derajat

2

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

3

Dukung Mobilitas Kampus, UIR Resmikan Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium

4

TNI–Polri di Kandis Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

5

Tanaman Jagung Memasuki Fase Pemupukan, Polsek Kandis Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal