MENU TUTUP

Mahkamah Agung Tolak PK Ahok, Pengacara Bilang Begini

Senin, 26 Maret 2018 | 19:45:52 WIB | Di Baca : 1954 Kali
Mahkamah Agung Tolak PK Ahok, Pengacara Bilang Begini

SeRiau - Pengacara mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Josefina Agatha Syukur belum mendapat pemberitahuan resmi dari Mahkamah Agung soal penolakan peninjauan kembali (PK) kliennya. Dengan alasan itu,Josefina menolak menanggapi penolakan MA mengabulkan permohonan PK Ahok.    

"Mohon maaf, kami tidak bisa memberikan tanggapan apapun karena belum mendapat pemberitahuan resmi apapun dari MA," kata Josefina dalam pesan singkat kepada Tempo, Senin, 26 Maret 2018.

Josefina menjelaskan mengenai prosedur kuasa hukum mendapatkan jawaban resmi dari Mahkamah Agung. "Ada relaas pemberitahuan putusan MA yang dikirim ke kantor. Baru setelah itu kami pergi mengambil salinan putusan," ujarnya.

Relaas atau Surat Panggilan Sidang adalah surat yang ditujukan kepada para pihak yang berperkara untuk menghadiri persidangan yang telah ditentukan oleh Ketua Majelis oleh petugas resmi yang ditunjuk Ketua Pengadilan yang dilakukan secara resmi dan patut.

Hari ini, majelis hakim Mahkamah Agung PK Ahok yang dipimpin oleh hakim Artidjo Alkostar telah memutus permohonan itu. "Majelis hakim menolak PK Ahok, hari ini putusannya," kata Abdulah, Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat MA.

Ahok divonis bersalah pada kasus penodaan agama dan dihukum dua tahun penjara. Kini, Ahok mendekam di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. 

Sumber TEMPO.CO


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

2

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

3

MAN 2 Pekanbaru Cek Ulang Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat, Kamad: Ada Pergeseran Sebesar B292 Derajat

4

Hadiri HUT PAMAGAR ke 3, Wabup JC : Semoga Semakin Solid dan Jaya

5

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI