MENU TUTUP

Setya Novanto Mengaku Tak Tahu Persis Peran Pramono dan Puan

Kamis, 22 Maret 2018 | 18:04:17 WIB | Di Baca : 1641 Kali
Setya Novanto Mengaku Tak Tahu Persis Peran Pramono dan Puan

 

 

 

 

Seriau- Mantan Ketua DPR Setya Novanto berdalih tidak tahu detail peran Pramono Anung dan Puan Maharani dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Dia hanya bisa memastikan diberitahu koleganya, Made Oka Masagung, bahwa Pramono Anung dan Puan Maharani masing-masing menerima US$500 ribu terkait proyek e-KTP.

"Saat itu Puan menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan, dan Pramono Anung sebagai Wakil Ketua DPR," kata terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP itu dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, 22 Maret 2018.

Jaksa KPK kemudian mengkonfirmasi alasan Made Oka Masagung memberikan uang kepada Pramono dan Puan. Novanto menjawab, saat itu, Oka menjelaskan pemberian uang itu ada kaitannya dengan kedekatan dia dengan keluarga Soekarno.

Dalam perkara ini, Made Oka Masagung diduga menjadi perantara uang untuk Setya Novanto dan anggota DPR RI lain terkait proyek e-KTP.

"Oka ada kedekatan, ada sejarahnya. Kedekatan keluarga Soekarno dan keluarga Oka. Itu kata Oka," kata Novanto.


Sebelumnya, dalam persidangan, Novanto menyebut sejumlah elite parpol yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat ikut kebagian uang proyek e-KTP.

Dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa, Novanto menyebut beberapa politikus, seperti Chairuman Harahap (F-Golkar), Melchias Markus Mekeng (F-Golkar), Tamsil Linrung (F-PKS), Olly Dondokambey (F-PDIP), Puan Maharani dan Pramono Anung (F-PDIP). (Sumber : Vivanews.com)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tokoh Pemuda Rohil: Kunjungan Wapres Harus Membawa Perubahan dan Perhatian Lebih Besar untuk Daerah

2

O2SN Tingkat Provinsi Riau, Dika Murid SMAN 1 Kateman Siap Berikan yang Terbaik.

3

MAN 2 Pekanbaru Cek Ulang Arah Kiblat dengan Metode Rashdul Kiblat, Kamad: Ada Pergeseran Sebesar B292 Derajat

4

Hadiri HUT PAMAGAR ke 3, Wabup JC : Semoga Semakin Solid dan Jaya

5

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI