MENU TUTUP

Saksi Sebut Pelaku Bom Thamrin Dapat Uang Rp 200 Juta

Selasa, 06 Maret 2018 | 19:59:55 WIB | Di Baca : 1467 Kali
Saksi Sebut Pelaku Bom Thamrin Dapat Uang Rp 200 Juta

 

SeRiau- Eks terpidana terorisme Saiful Munthohir menyebut pelaku bom Thamrin Muhammad Ali mendapatkan Rp 200 juta sebelum melakukan aksi bom bunuh diri di Thamrin. Ali juga mendapatkan pasokan senjata.

"Rp 200 juta sudah disiapkan," kata Saiful, saat bersaksi di sidang terdakwa terorisme, Aman Abdurrahman, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (6/3/2018).

Saiful mengatakan terpidana teroris lainnya, Irwan Darmawan alias Rohis awalnya memintanya mencarikan koordinator aksi teror. Dia kemudian merekomendasikan Ali.


Ali menurutnya mendapatkan pasokan senjata dari Rohis. Tapi Saiful mengaku tidak mau ikut campur dalam melaksanakan amaliyah dan memilih pulang ke Ambon. 

Saiful mengaku terakhir bertemu Ali pada 2015 sebelum melakukan amaliyah. Berdasarkan informasi yang didapat Saiful, uang yang diberikan Rp 200 juta itu tidak habis terpakai, melainkan sisa Rp 75 juta. Namun dia tidak mengetahui ke mana sisa uang tersebut. 

"Setelah saya serahkan itu saya tidak tahu lagi. Senjata dari Rohis dan uang juga lalu saya serahkan ke Ali," katanya. 

Dalam persidangan, Saiful sempat ditunjukkan jaksa barang bukti senjata yang dipakai dalam aksi bom Thamrin. Saiful sempat memegang senjata itu dan menyebut senjata tersebut yang diberikan Rohis. 

Awalnya dia tidak tahu bakal dilakukan di mana aksi tersebut. Namun dia memastikan targetnya adalah warga asing.


"Masalah target saya tidak tahu. Waktu itu targetnya WNA yang negaranya ikut serta dalam pembantaian di Irak dan Suriah," kata Saiful. 

Aman didakwa menggerakkan orang lain dan merencanakan sejumlah teror di Indonesia, termasuk bom Thamrin 2016. Oman dinilai telah menyebarkan paham yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan objek-objek vital.


Oman melakukan hal tersebut setidak-tidaknya dalam kurun 2008-2016 di Jakarta, Surabaya, Lamongan, Balikpapan, Samarinda, Medan, Bima, dan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Penyebaran paham tersebut diawali ceramah yang disampaikan Oman.

 

(Sumber : Detiknews.com)


Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pekanbaru Hadiri Panen Cabe Dan Sayuran di Marpoyan Damai 

2

Demi Target PAD, 2 Alat Berat Dinas PUPR Dumai Disewakan ke Perusahaan

3

Konfercab ke VII, Masrul Gusti Terpilih Jadi Ketua PWI Rohil 2022 - 2025

4

Wujud Kepedulian kepada Masyarakat, IOH Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir dan Longsor Manado

5

Kepala Diskominfotik Rohil Buka Konfercab PWI Rohil ke VII