Mahasiswa Akuntansi UMRI Gelar Sosialisasi Anti-Radikalisme dan Fun Games Kebangsaan di Panti Sri Mujinab

  • Sabtu, 06 Desember 2025 - 00:13:05 WIB | Di Baca : 761 Kali

 

Seriau,- Mahasiswa Program Studi Akuntansi Reguler B Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Anti-Radikalisme di Panti Asuhan UPT PSPA/Panti Srimujinab pada Minggu (30/11/2025) pukul 09.00–12.00 WIB.

Kegiatan ini dibimbing oleh Dodi Asmara, S.Sos., M.Si., selaku dosen pengampu. Kegiatan diikuti oleh 45 anak panti dari jenjang SD hingga SMA. Materi utama berjudul “Grooming Ideologis: Mencegah Radikalisme Sejak Dini” disampaikan oleh Della Arum Puspita, didampingi oleh Putri Alya Fahira dan Ela Viola.

Pengurus panti turut hadir mendampingi jalannya kegiatan hingga selesai. Dalam sesi pemaparan, anak-anak diperkenalkan pada berbagai bentuk masuknya radikalisme secara halus seperti ajakan teman, grup rahasia, hingga konten media sosial manipulatif.

Peserta juga diajak untuk berani menolak ajakan mencurigakan dan membangun sikap toleransi dalam keberagaman. Setelah materi, acara dilanjutkan dengan dua rangkaian permainan edukatif:
1. Games Benar/Salah
Permainan ini digunakan untuk melihat sejauh mana peserta memahami ciri dan contoh radikalisme. Pertanyaan dirancang sederhana, interaktif, dan mudah dipahami oleh anak-anak.

2. Fun Games Kebangsaan
Terdiri dari estafet karet menggunakan pipet, pembuatan yel-yel kelompok, dan memasukkan pipet ke dalam botol. Kegiatan ini menanamkan nilai Pancasila, terutama: Sila ke-3 Persatuan Indonesia, melalui kekompakan dan kerja sama tim.

Sila ke-4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan, melalui musyawarah, diskusi strategi, serta penyusunan yel-yel kelompok.
Suasana permainan berlangsung meriah, penuh antusiasme, namun tetap sarat edukasi tentang nilai kebangsaan.

Selain sosialisasi, mahasiswa juga menyalurkan donasi berupa uang dan makanan yang dititipkan oleh rekan-rekan mahasiswa serta mitra pendukung kegiatan. Seluruh bantuan dibagikan langsung kepada adik-adik panti tanpa perantara, sehingga manfaatnya dapat diterima secara penuh oleh peserta.

Pemateri, Della Arum Puspita, berharap kegiatan ini memberikan pemahaman mendalam kepada anak-anak panti.“ Semoga adik-adik bisa memahami mana ajakan yang baik dan mana yang berbahaya. Dengan bekerja sama dan saling menghargai, kita bisa menjaga persatuan sejak dini,” ujarnya.

Salah satu anak panti bernama Ijah juga mengungkapkan rasa senangnya." Seru kali, Kak! Ternyata radikalisme itu bisa datang dari ajakan yang kelihatannya baik. Sekarang Ijah lebih berani bilang ‘tidak’. Permainannya juga seru, Ijah jadi makin ngerti cara kerja sama sama kawan-kawan,” katanya dengan semangat.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi peserta yang memenangkan perlombaan, serta sesi foto bersama seluruh peserta dan pengurus panti.(***)





Berita Terkait

Tulis Komentar