Meski Bukan Sekolah Kejuruan, Pormen Siswa SMAN 2 Pangkalan Kerinci Raih Juara 2 Kria Kayu di FLS3N 2025

  • Ahad, 23 November 2025 - 16:00:00 WIB | Di Baca : 765 Kali

 

Seriau,- Festival Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025 Tingkat Nasional resmi ditutup, Sabtu (22/11) di Jakarta.

Dari hasil pengumuman lomba,  Riau berhasil meraih juara 2 Kria Kayu yang diraih oleh siswa SMAN 2 Pangkalan Kerinci atas nama Pormen Paruntungan Manalu.

Kedatangan peserta FLS3N SMA/SMK di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Minggu (23/11) siang langsung disambut oleh Kabid SMA Disdik Riau Nasrol Akmal mewakili Kadisdik Riau. Para pemenang juga menerima kalungan buka sebagai apresiasi kepada siswa.

Kepala SMAN 2 Pangkalan Kerinci, Misnarti yang menyambut langsung kedatangan siswanya bersyukur dan bangga siswa bisa meraih juara 2 nasional bidang lomba Kria Kayu di FLS3N.

Meski sekolah yang dipimpinya bukan sekolah umum, namun siswanya bisa memenangkan lomba kria kayu yang identik dengan keahlian  di sekolah kejuruan.

"Alhamdulillah, siswa kita Pormen Paruntungan Manalu merebut juara 
2 Kria Kayu di FLS3N 2025. Ini membuktikan bahwa SMA juga punya kemampuan dalam menghasilkan produk dari lomba kria kayu. Kita tahu bahwa kria kayu ini sangat identik dengan keahlian yang ada di sekolah kejuruan atau SMK," kata Misnarti, Minggu (23/11) di Bandara SKK II Pekanbaru.

Prestasi siswa dalam bidang
kria kayu, kata Misnarti, tidak hanya tahun ini. Tahun lalu, siswa juga berhasil meraih harapan 2 nasional . Keunggulan SMAN  2 Panagkalan Kerinci khususnya lomba kria kayu sempat vakum 7 tahun lalu tidak tampil tingkat nasional.

Namun, dengan SDM yang dimiliki sekolah baik itu peralatan dan guru pembimbing, Kria kayu bisa eksis kembali berapa tahun ini. Dengan latihan rutin dan bimbingan oleh guru bisa mengantarkan siswa meraih juara 2 nasional kria kayu di FLS3N 2025

" Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada guru pembimbing, orangtua siswa yang mensuppor sehingga siswa kita bisa meraih juara 2 nasional di FLS3N bidang lomba kria kayu," ujar Misnarti.

Sementara itu guru pembimbing kria kayu SMAN 2 Pangkalan Kerinci Yulidin mengatakan perlu mempersiapkan siswa lainnya setelah Pormen meraih juara 2 nasional di FLS3N. Sebab sisiwa yang telah meraih juara biasanya tidak boleh diikutsertakan lagi di FLS3N tahun berikutnya.

Selain mempersiapkan bibit unggul, juga diperlukan teknik yang baik serta dukungan penuh dari kepala sekolah agar prestasi yang diraih ini bisa dipertahankan atau ditingkatkan.

" Kita akan siapkan siswa yang berbakat dalam bidang kria kayu. Ini akan kita siapkan untuk lomba tahun berikutnya baik tingkat kota, provinsi dan nasional," kata Yulidin.

Sementara itu, Pormen yang dijumpai di Bandara SKK II Pekanbaru merasa puas dengan raihan juara 2 lomba kria kayu FLS3N tingkat nasional. Prestasi ini dipersembahkan untuk sekolah dan daerahnya.

" Meskipun target juara 1 nasional namun saya hanya berhasil meraih juara 2 nasional," kata Pormen (zal)
 





Berita Terkait

Tulis Komentar