Irjen Herry Heryawan dan Pelajar Tanam Pohon di Kawasan Danau Kayangan Pekanbaru

  • Jumat, 21 November 2025 - 13:14:18 WIB | Di Baca : 638 Kali
Irjen Herry Heryawan dan Pelajar Tanam Pohon di Kawasan Danau Kayangan Pekanbaru

SeRiau - Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, bersama Wali Kota Pekanbaru dan unsur Forkopimda Riau, melaksanakan kegiatan penanaman 21 ribu pohon serentak di Danau Kayangan, Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Jumat (21/11/2025) pagi. Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Pohon Sedunia. 

Beragam jenis pohon ditanam dalam kegiatan tersebut, mulai dari mangga, alpukat, lengkeng, matoa, hingga durian. Agenda penanaman dilakukan di seluruh jajaran Polda Riau sebagai bagian dari program Green Policing. 

Dalam sambutannya, Irjen Pol Herry Heryawan mengajak seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Ia menjelaskan bahwa warna hijau yang digunakan dalam atribut kegiatan melambangkan harmonisasi antara manusia dan alam, sekaligus sejalan dengan filosofi tanah Melayu. 

Kapolda menekankan bahwa Hari Pohon Sedunia harus menjadi momentum memperkuat hubungan manusia dengan alam.

“Kita harus respect kepada alam. Apakah selama hidup kita sudah pernah memberi kebaikan kepada lingkungan yang telah memberi kita kehidupan, Menanam pohon berarti menanam harapan dan masa depan,” tuturnya. 

Kapolda juga menyampaikan tiga prinsip “kompas moral” yang harus dimiliki generasi muda dan masyarakat yakni, Respons terhadap alam dengan cara merawat dan menghormatinya. Bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan dan Solidaritas kosmis, yaitu memahami bahwa manusia dan alam adalah satu kesatuan yang saling membutuhkan. 

Irjen Herry turut mengingatkan bahwa Provinsi Riau memiliki sejarah panjang terkait krisis lingkungan, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menyebutkan bahwa luas kawasan hutan Riau yang pada 2016 mencapai 5,4 juta hektare kini menyusut drastis hingga hanya tersisa sekitar 25 persen. 

“Riau pernah tertutup kabut asap hingga 2018. Stigma sebagai penghasil asap masih melekat. Karena itu, penanaman pohon adalah langkah strategis memulihkan marwah lingkungan kita,” tegasnya. 

Kapolda menyampaikan bahwa penanaman pohon serentak hari ini merupakan puncak kegiatan dari rangkaian penanaman yang telah dilakukan selama satu minggu. Ia melaporkan bahwa hingga hari ini, total pohon yang sudah ditanam di seluruh Riau mencapai 2.498 pohon, melampaui target harian. 

Di lokasi puncak, ditanam 210 pohon produktif, antara lain durian, mangga, matoa, dan nangka madu. Selain itu, sebanyak 2.100 benih ikan patin juga ditebar di Danau Kayangan sebagai bagian dari upaya restorasi ekosistem air. 

Kapolda mengajak pelajar untuk mengadopsi dan merawat pohon masing-masing.“Berikan nama pada pohon yang kalian tanam. Rawat seperti merawat masa depan sendiri,” pesannya kepada para siswa. 

Wali Kota Pekanbaru turut mengapresiasi kegiatan ini dan menyebut Danau Kayangan akan menjadi pusat edukasi lingkungan bagi pelajar dan masyarakat. 

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Kodam, Korem, Pemerintah Provinsi Riau, akademisi, komunitas pecinta lingkungan, serta tokoh adat dan agama. 

Kapolda berharap penanaman pohon tidak hanya menjadi seremoni, tetapi budaya yang terus diterapkan oleh masyarakat, terutama generasi muda. 

“Mari kita bersatu menjaga marwah, menanam kebaikan, dan mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi anak cucu kita. Hari ini, kita melakukan investasi ekologis yang nilainya sangat tinggi,” tutup Kapolda. (F)





Berita Terkait

Tulis Komentar