Mahasiswa dan Dosen Pelita Indonesia Kenalkan Teknologi IoT dan Inovasi Produk Olahan ke Peternak Kambing dan PKK

  • Kamis, 13 November 2025 - 09:05:09 WIB | Di Baca : 577 Kali

 

Seriau,- Semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan BEM Berdampak, yang berfokus pada pemberdayaan peternak kambing dan pelaku usaha desa lewat penerapan teknologi Internet of Things (IoT) serta transformasi digital dalam pemasaran hasil peternakan.

Kegiatan ini melibatkan dua mitra utama, yaitu BUMDesa Maju Jaya sebagai kelompok ternak kambing dan PKK Pandau Permai di Desa Pandau Jaya, Kabupaten Kampar.

Melalui sinergi antara mahasiswa, dosen dan masyarakat, program ini menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan peternak dan pelaku usaha lokal.

Tim pelaksana memperkenalkan timbangan digital berbasis IoT untuk memantau pertumbuhan kambing secara real-time, serta sistem deteksi dini penyakit menggunakan sensor suhu dan aktivitas hewan yang terhubung ke aplikasi monitoring.

Teknologi ini membantu peternak mengidentifikasi kondisi kesehatan ternak secara cepat dan akurat.
Selain itu, kegiatan juga mencakup pelatihan digital marketing bagi anggota PKK Pandau Permai, dengan fokus pada pemasaran produk peternakan secara online, pengelolaan konten media sosial, dan optimalisasi platform e-commerce lokal.

Program ini bertujuan agar para ibu PKK dapat berdaya secara ekonomi dan berperan aktif dalam pengelolaan usaha peternakan modern. Sebagai puncak kegiatan, dilaksanakan serah terima alat teknologi hasil inovasi kepada kedua mitra, yaitu BUMDesa Maju Jaya dan PKK Pandau Permai.

Serah terima ini dilakukan secara langusng kepada masing-masing mitra disaksikan oleh perangkat desa dan anggota kedua mitra. 
Selain penerapan teknologi, tim juga memberikan pelatihan produksi dan pengolahan susu kambing kepada anggota kelompok ternak dan PKK.

Peserta dilatih untuk mengolah susu segar menjadi berbagai produk turunan. Bagi anggota PKK Pandau Permai, juga diadakan pelatihan hilirisasi pembuatan bakso daging kambing sebagai bentuk diversifikasi produk olahan.

Peserta dilatih mulai dari pemilihan daging, proses pengolahan, pengemasan higienis, hingga strategi pemasaran digital.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK, tetapi juga membuka peluang wirausaha baru di sektor kuliner berbasis hasil peternakan lokal.

Produk hasil pelatihan juga langsung diuji coba dan dipasarkan melalui platform digital yang dikembangkan dalam program ini.
Ketua Tim, Ahmad Tavip Junaedi, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisanintek) melalui program Berdampak yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

“ Kami berterima kasih kepada Kemendikbudristek melalui program Saintek Berdampak yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk mengimplementasikan inovasi berbasis teknologi di masyarakat. Program ini benar-benar menjadi jembatan antara dunia kampus dan dunia nyata,” kata Tavip.

Dukungan dari Diktisaintek Berdampak menjadi motor penggerak dalam mewujudkan kegiatan ini, sekaligus memperkuat komitmen mahasiswa dan dosen dalam menghadirkan solusi ilmiah yang aplikatif di tengah masyarakat.

Kepala Desa Pandau Jaya serta pengurus BUMDesa Maju Jaya turut memberikan apresiasi atas inisiatif ini, yang tidak hanya meningkatkan kapasitas peternak tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat untuk memanfaatkan teknologi dalam sektor ekonomi lokal.

Dengan semangat “Teknologi untuk Pemberdayaan”, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara kampus, masyarakat, dan pemerintah dapat melahirkan perubahan positif menuju desa digital yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. (rls/zal)





Berita Terkait

Tulis Komentar