Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Bagansiapiapi Dapat Bantuan Gedung dari Kementerian Kesehatan

  • Kamis, 11 September 2025 - 15:11:44 WIB | Di Baca : 1217 Kali

 

SeRiau - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Protomo Bagansiapiapi mendapat bantuan dua unit pembangunan gedung dari Kementerian Kesehatan tahun 2025. Bertambahnya pembangunan gedung itu semakin meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

Dua pembangunan gedung tersebut diantaranya Gedung Hemodialisa yang terletak di Jalan Protomo tepatnya di depan SMP Swasta Batu Hampar Bagansiapiapi. Gedung tersebut dikerjakan oleh CV. Bina Kawan yang dikerjakan selama 120 hari kalender.

Sementara anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan gedung itu sebesar Rp.2.161.419.300 yang berasal dari dana DAK Kementerian Kesehatan. Saat ini pembangunan pisik gedung tersebut diperkirakan sudah mencapai 70 persen. Saat ini pengerjaan masih terus digesa.

Selain itu RSUD Bagansiapiapi juga mendapat pembangunan Gedung Cytotoxie yang terletak di Jalan Pahlawan tepatnya disebelah ruang IGD RSUD. Pembangunan gedung tersebut dikerjakan oleh CV. Rajawali Prima jaya Abadi dengan waktu pengerjaan selama 120 hari.

Gedung tersebut dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp.1.326.785.387 dari Kementerian Kesehatan. Saat ini pengerjaan gedung itu sudah berkisar 70 persen dan saat ini pengerjaan nya masih terus digesa.

Direktur RSUD Dr Protomo Bagansiapiapi dr. Tribuana Tungga Dewi menyebutkan saat ini pembangunan gedung tersebut masih dilakukan. Hadirnya gedung baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan bantuan pembangunan gedung baru dari Kementerian Kesehatan. Mudah mudahan dengan gedung baru ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," katanya.

Direktur dr. Tribuana mengatakan pembangunan gedung Hemodialisa diperuntukkan untuk pelayanan pasien cuci darah sebab saat ini jumlah pasien yang cuci daerah terus meningkat sementara ketersedian gedung tidak memadai.

"Gedung Hemodialisa akan kita gunakan untuk pasien cuci darah yang saat ini terus meningkat, bahkan pasien saat ini ada yang diusia muda maka dengan kebutuhan yang meningkat ini kita bersyukur dapat bantuan gedung baru. Kalo sebelumnya berkapasitas 8 tempat tidur maka dengan gedung baru bisa mencapai 15 tempat tidur dan maka dalam satu hari kita bisa melayani 30 pasien," sebutnya.

Saat ini RSUD Protomo Bagansiapiapi juga telah menyekolahkan beberapa Dokter yang kemudian akan ditempatkan di RSUD. Selain itu  sejumlah perawat juga dilatih khusus untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

"Saat ini kami juga ada menyekolahkan sejumlah dokter yang kemudian akan ditempatkan di RSUD, untuk perawat ada juga kami latih dengan Khusus agar maksimal dalam melayani pasien, sementara untuk peralatan, kami akan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak ketiga untuk ditempatkan digedung baru sebab kalo beli harganya mahal," ucap dr. Tribuana. (fds)





Berita Terkait

Tulis Komentar