Wamen Dikdasmen RI, Hadiri Wisuda UMRI, Thahirudin Raih Predikat Summa Cumlaude dari 388 Lulusan

  • Sabtu, 03 Mei 2025 - 17:18:50 WIB | Di Baca : 848 Kali

 

Seriau,- Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengelar wisuda sarjana ke 28, pada Sabtu (3/5) di Halaman Kampus Utama Jalan Tuanku Tambusai

Pada wisuda yang meluluskan 388 orang terasa istimewa kerena langsung dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) RI Dr Fajar Riza Ul Haq MSi sekaligus menyampaikan orasi ilmiah.

Dalam orasi ilmiahnya dihadapan wisudawan, Wamen mengatakan para lulusan yang telah masuk dalam golongan masyarakat elit Indonesia. Secara strata sosial lulusan perguruan tinggi telah masuk golongan minoritas Indonesia karena dari 283 juta penduduk Indonesia, yang sudah menyelesaikan pendidikan tinggi hanya 10,15 persen.

Sisanya 30 persen baru selesai menyelesaikan pendidikan menengah atas, dan 59 persen baru menyelesaikan SD dan SMP.

Wamen juga menyarankan para lulusan untuk bersiap memasuki dunia kerja sesuai dengan keahlian yang dimilikinya. Jangan dibayangkan dunia kerja itu nyaman, enak, serba gampang. Maka siapkan mental untuk siap bekerja di manapun dengan totalitas yang kuat.

" Pekerjaan apapun tak ada masalah selagi halal dan mulia. Begitu dapat pekerjaan, apapun itu, tekuni dengan dedikasi yang tinggi dan jadikan itu sebagai proses belajar," pesannya.

Fajar mengatakan soal penggunaan kecerdasan buatan dalam dunia kerja yang berdampak terhadap perampingan tenaga kerja karena pekerjaan digantikan oleh mesin. Hal ini tentu berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja.

Sementara itu Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA mengatakan jumlah wisuda yang dikukuhkan sebanyak 388 orang dari 8 fakultas dan 21 program Studi di UMRI. Wisuda dengan mengusung tema " Mewujudkan Generasi Inovatif, Inspiratif, Berdaya Saing dan Mencerahkan Semesta"

Dari 388 wisudawan, terdapat 22 orang wisudawan dan wisudawati non muslim yang akan ikut di wisuda. Adapun lulusan terbaik pada wisuda ke-28 kali ini diraih oleh Thahiruddin lulusan Program Studi Teknik Informatika dengan IPK 3,95 dan meraih predikat Summa Cumlaude. Sementara lulusan dengan predikat cumlaude ada sebanyak 41 orang mahasiswa.

" Ananda harus siap untuk tampil di gelanggang kehidupan dan mengambil peran penting sebagai duta Muhammadiyah yang berpartisipasi dalam mencerdaskan dan mencerahkan semesta," kata Rektor

Kemajuan Umri seiring dengan perkembangan dan kebutuhan akademik dan dunia kerja. Saat ini kampus tersebut akan memasuki usia ke-17 dan telah memiliki 32 prodi dan profesi yang tersebar di 9 fakultas dan 1 program pascasarjana.

" Dari 32 prodi dan profesi terdapat 5 prodi yang sudah terakreditasi Unggul. Yaitu S1 Hukum, Manajemen, Pendidikan Bahasa IInggri, D3 Mesin Otomotif dan D3 Keperawatan," ujar Rektor.

Lulusan Umri, kata Saidul, bukan hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, keikhlasan dalam pengabdian, dan keberanian menghadirkan nilai-nilai Islam yang toleran, solutif, dan transformatif di tengah masyarakat global yang terus berubah.

“ Kita tidak hanya ingin mencetak sarjana, tetapi melahirkan agen perubahan yang hadir membawa keberkahan. Mereka harus mampu menjadi pelopor gerakan kebaikan," harap Rektor.

Sementara itu Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Dr Hendri Sayuti mengapresiasi kepada rektor dan civitas akademika Umri atas kinerja dalam memajukan Umri selama ini. Di tangan rektor dan jajaran Umri berubah baik fisik maupun akademik yang membanggakan Perserikatan Muhammadiyah dan masyarakat Riau pada umumnya.

" Kami ucapkan terimakasih kepada rektor yang telah bersusah-payah bersama komponen yang ada di Umri membangun Umri, Mudah-mudahan bangunan fisik yang sedang kita nikmati dan terus berjalan secara perlahan dan terus memastikan kita berubah kita juga dalam akademik," kata Sayuti. (zal)
 





Berita Terkait

Tulis Komentar