Peringatan Bulan Bahasa 2024 Himaprodi PBSI FKIP Unri Gelar Berbagai Lomba Edukatif

  • Jumat, 25 Oktober 2024 - 13:52:40 WIB | Di Baca : 1191 Kali

 

SeRiau - PEKANBARU - Peringatan Bulan Bahasa menjadi momen penting bagi bangsa ini. Apresiasi setinggi-tingginya atas bulan bersejarah itu ditunjukkan berbagai pihak, salah satunya Himaprodi PBSI Universitas Riau (Unri).

Tahun ini, Himaprodi PBSI Unri melaksanakan berbagai perlombaan menarik dan edukatif. Lomba yang berskala nasional dan level Provinsi Riau dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga tingkat umum itu antara lain; lomba mewarnai, pidato cilik, menulis teks deskripsi, baca puisi, debat, hingga desain logo dan solo pop untuk kategori umum.

Dwi Andre Ermiansyah Putra selaku ketua pelaksana acara menjelaskan, peringatan Bulan Bahasa tahun ini mereka beri tajuk, “Merajut Keberagaman Budaya melalui Bahasa untuk Membangun Identitas Nasional di Era Globalisasi.”

Ditambahkannya, Bulan Bahasa menjadi agenda rutin setiap tahunnya. Tujuannya tentu saja  untuk memperkuat peran bahasa dalam menciptakan identitas kebangsaan di tengah arus globalisasi dan memperingati hari sumpah pemuda dimana Bahasa Indonesia digaungkan sebagai bahasa persatuan.

"Tujuan utamanya untuk meningkatkan kesadaran berbahasa yang baik, serta melestarikan keberagaman budaya Indonesia melalui penggunaan bahasa sebagai alat pemersatu bangsa," ungkapnya, Jumat (25/10/2024).

Untuk perlombaan pendaftaran berlangsung dari 17 September hingga 27 Oktober 2024. "Lomba-lomba tersebut diadakan untuk mendorong generasi muda agar lebih mengenal budaya dan meningkatkan kemampuan berbahasa," ulasnya.

Karya-karya peserta akan dikumpulkan 29 Oktober 2024. Para peserta yang tertarik dapat mendaftarkan diri melalui tautan https://linktr.ee/PendaftaranBB24

Sementara itu, pembukaan resmi Bulan Bahasa akan dilaksanakan pada 28 Oktober 2024, dan acara penutupan akan digelar pada 31 Oktober 2024, di mana para pemenang dari setiap kategori lomba akan diumumkan.

Melalui Bulan Bahasa, diharapkan generasi muda dapat terus menjaga keberagaman budaya Indonesia dengan menjadikan bahasa sebagai alat untuk menyatukan berbagai perbedaan yang ada, demi membangun identitas nasional yang kuat di era globalisasi ini.(fed)
 





Berita Terkait

Tulis Komentar