Jufrizal: 30 Mahasiswa Baru Diterima di FK Umri, Kuota Tinggal 20 Orang Lagi

  • Selasa, 13 Agustus 2024 - 21:39:33 WIB | Di Baca : 1679 Kali

 

Seriau,- Lebih dari 100 calon mahasiswa mendaftarkan diri ke Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) gelombang pertama. Dari hasil seleksi yang dilakukan Umri, tercatat hanya 30 orang yang lulus seleksi mahasiswa baru.

" Minat mendaftar ke FK Umri sangat tinggi lebih dari 100 orang yang mendaftar. Dari jumlah tersebut, 30 orang dinyatakan lulus seleksi calon mahasiswa FK Umri. Sedangkan kuota hanya 50 orang. Ini artinya tinggal 20 mahasiswa lagi yang kita terima," kata Wakil Rektor III Umri Dr. Jufrizal Syahri, M.Si, Selasa (13/8) di Gedung Rektorat Umri.

Hadir saat konfrensi pers, Kepala UPT Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru UMRI Nolly Medya Putra, S.Sn., M.Sn dan Kepala Kantor Humas, Keprotokolan, dan Hukum UMRI, M. Anwar Siregar, SH

Setelah gelombang pertama ini, kata Jufrizal, Umri kembali membuka gelombang kedua penerimaan mahasiswa fakultas kedoktetan hingga akhir Agustus ini. Bagi pendaftar yang belum diterima di gelombang pertama, bisa mendaftar kembali ke gelombang kedua.

" PMB untuk fakultas kedokteran ini berbeda dengan fakultas lainnya yang ada di Umri. Fakultas kedokteran ini tidak ada jalur dan tidak ada pemotongan uang pengembagan," kata Jufrizal.

Mengenai tenaga dosen fakultas kedokteran, Jufrizal mengakui saat ini sudah ada 26 dosen yang siap mengajar di fakultas kedokteran Umri. SK sebagai dosen Umri akan diserahkan tanggal 20 Agustus ini." Kalau untuk tenaga dosen yang mengajar di fakultas kedokteran tidak ada masalah. Semua sudah ada," kata Jufrizal.

Biaya untuk kuliah di fakultas  kedokteran tidak terlalu mahal. Jika di bandingkan dengan fakultas  kedokteran lainnya. Biaya pengembangan, Umri mematok sebesar Rp 250 juta, bisa diangsur selama 1 tahun. Sedangkan biaya uang kuliah sebesar Rp 25 juta setiap semester.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMRI Prof. Dr. H. M.Nazir mengatakan penerimaan mahasiswa kedokteran Umri, tidak hanya jalur reguler tetapi juga ada jalur afirmasi dari daerah kabupaten kota di Riau. Jalur afirmasi ini juga dibatasi karena kuota mahasiswa baru kedokteran Umri tahun pertama sebanyak 50 orang.

Jalur afirmasi daerah bisa mengirimkan putra dan putri terbaiknya untuk diterima kuliah di fakultas kedokteran Umri." Bedanya jalur reguler pembiayaan kuliah dibiayai oleh pribadi, sedangkan jalur afirmasi biaya ditanggung oleh daerah," kata Nazir (zal)





Berita Terkait

Tulis Komentar